Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Status Siaga Level 3, Merapi Luncurkan 4 Kali Guguran Lava Pijar ke Arah Barat Daya, Jarak Luncur 1,9 Kilometer

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 16 Agustus 2024 | 08:52 WIB
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul  00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)
SIAGA LEVEL III: Aktivitas Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Rabu dini hari (16/8/2023) Pukul 00.14 terpantau dari Pos Pemantauan Merapi di Bunker Kaliurang (BPBD Sleman)

SLEMAN - Teramati 4 kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1900 meter.

Demikian laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terhadap kondisi Gunung Merapi di Sleman. 

Periode pengamatan Kamis 15 Agustus 2024 pukul 00.00-24.00 WIB. 

Gunung Merapi memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Baca Juga: PR Layani 4.363 Pemilih Disabilitas, Partisipasi saat Pemilu 2024 Hanya 40 Persen, KPU Kulon Progo Giatkan Pendataan

Terletak di perbatasan Kabupaten Sleman Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten Jawa Tengah. 

Cuaca di Gunung Merapi cerah, berawan, dan mendung. 

Angin bertiup tenang ke arah barat, dan timur. 

Suhu udara 12-27 °C, kelembaban udara 51-99 %, dan tekanan udara 768.2-918.6 mmHg. 

Gunung terlihat jelas, kabut 0-II, dan kabut 0-III. 

Baca Juga: Paduan Suara SMPN 6 Jogja Tampil di Balai Kota Jogja, Dalam Upacara Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 10-500 meter di atas puncak kawah. 

Teramati 4 kali guguran lava dengan jarak luncur 1900 m mengarah ke barat daya..

Terjadi kegempaan awan panas guguran (APG), guguran, low frekuensi, hybrid/fase banyak, vulkanik dangkal, dan tektonik jauh. 

Tingkat Aktivitas Gunung Merapi masih berada di level 3 siaga sejak 5 November 2020. 

Rekomendasi dari BPPTKG sebagai berikut: 

Baca Juga: Pameran Nandur Srawung XI Dibuka hingga 28 Agustus, Hadirkan 75 Seniman dengan Angkat Tema WASIAT: Legacy

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. 

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. 

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Baca Juga: PSS Sleman Evaluasi Jelang Melawan Persik Kediri di Stadion Manahan Solo, Pelatih Kepala Wagner Lopes Minta Pentingnya Kontrol Bola secara Sempurna

2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Baca Juga: Kesbangpol Kulon Progo Jamin Penggunaan Jilbab Tak Jadi Pertanyaan saat Seleksi Paskibraka

5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#lava pijar gunung merapi #gunung merapi aktif #Kabupaten Sleman #awan panas guguran gunung merapi