RADAR JOGJA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan mandat pada Sukamto untuk maju jadi bakal calon wakil bupati Sleman.
Hal tersebut ditunjukkan melalui surat tugas yang ditandai oleh DPP Pusat PKB yang ditandatangani pada Senin (22/7) lalu.
Ketua DPC PKB Sleman Agus Kholiq menjelaskan, mandat ini masih sebatas surat tugas bagi Sukamto secara pribadi.
“Koalisi masih belum menentukan wakilnya,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (24/7).
Baca Juga: Para orang tua yang terkasih! Berikut 5 kebiasaan yang perlu dibiasakan kepada anak sejak kecil
Seperti diketahui, PKB, PAN, dan PKS telah berkoalisi untuk mengusung Kustini sebagai calon bupati. Agus sendiri mengaku masih belum mengetahui akankah ada calon-calon lain dari keseluruhannya.
“Belum saya cek kembali,” dalihnya.
Melalui surat tugas ini, Sukamto diberikan tugas dan tanggung jawab untuk melakukan sosialisasi dan komunikasi di internal maupun eksternal PKB.
Dengan demikian, diharapkan dapat menggenapkan kebutuhan minimum di pilkada maupun menambah dukungan terpenuhi.
Sementara itu, Sukamto memohon dukungannya dengan memberikan surat tugas ini.
“Mohon doanya saja,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (24/7).
Anggota DPR RI tersebut enggan menerima lebih lanjut terkait pencalonannya saat ini.
Menanggapi turunnya surat tugas ini, Ketua Koalisi Sleman Bersatu (KSB) Sukaptana menuturkan, hal ini merupakan hal biasa.
Dia mengaku tidak akan terburu-buru memilih wakil. “Ya tidak apa-apa,” katanya, Rabu (24/7).
Saat ditanya kapan akan mengumumkan wakil yang akan mendampingi bakal calon Harda Kiswaya, Sukaptana meminta publik menunggu dalam minggu-minggu ini. “Tunggu saja,” tegasnya.
Sukaptana mengaku KSB yang terdiri dari enam partai, yakni Partai Gerindra, Golkar, PPP, NasDem, PSI, dan Partai Ummat terus melakukan komunikasi dengan partai lain.
Dengan total 18 kursi, tidak menutup kemungkinan akan terbentuknya kekuatan baru.
“Kami menjalin komunikasi dengan pihak lain,” tutur Sukaptana. (cr1)
Editor : Bahana.