Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penjaringan Pilkada 2024 Lewat PKB Sleman Laris Manis! Kustini dan Enam Bacalon Lain Sudah Mendaftar

Iwan Nurwanto • Senin, 13 Mei 2024 | 19:55 WIB
DOK RADAR JOGJA
DOK RADAR JOGJA

SLEMAN - Penjaringan bakal calon Pilkada 2024 melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sleman laris manis diserbu kontestan. Setidaknya, sudah ada tujuh nama bakal calon kepala daerah yang mendaftar melalui partai besutan Cak Imin tersebut.

Ketua DPC PKB Sleman Raden Agus Choliq mengatakan, hingga Senin (13/5) total sudah ada tujuh bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar lewat partainya. Tiga orang mendaftar sebagai bakal calon bupati dan empat orang mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati.

Choliq membeberkan, tiga orang yang mendaftar bupati yakni petahana Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya, serta kader internal PKB bernama Sukamto. Adapun Harda dan Sukamto diketahui sudah mengembalikan formulir pendaftaran.

“Beberapa calon bupati memang sudah mendaftar lewat online, untuk Bu Kustini belum mengembalikan hard file (berkas pendaftaran) ke DPC PKB,” ujar Choliq saat dihubungi Radar Jogja, Senin (13/5).

Sementara yang mendaftar untuk bakal calon wakil bupati lewat DPC PKB, di antaranya Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji, Lurah Banyurejo Saparjo, kader PKB Syukron Arif Muttaqin, serta satu nama lagi yang belum dapat disampaikan identitasnya secara rinci.

Choliq menyebut, dalam penjaringan ini pihaknya hanya memiliki kewenangan untuk membuka pendaftaran bakal calon. Sementara untuk keputusan calon yang akan diusung oleh PKB Sleman dalam Pilkada 2024, akan diputuskan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

Dia menyatakan, bahwa menghadapi Pilkada 2024 DPC PKB Sleman juga aktif berkomunikasi dengan partai lain. Lantaran partai berlambang bola dunia dengan sembilan bintang itu hanya mendapatkan tujuh kursi di Pemilu 2024.

“Kami buka kerjasama koalisi dengan semua partai,” tegas Choliq.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sleman Indra Gumilar menyatakan, sudah berkomunikasi dengan PKB untuk membentuk koalisi. Hanya untuk calon yang akan diusung kedua belah, masih menyamakan frekuensi.

Indra memang belum secara rinci membeberkan nama calon yang akan diusung nantinya. Meskipun demikian, dia sudah menentukan kriteria kandidat yang akan ditarungkan dalam Pilkada 2024 mendatang.

Menurutnya, baik PKS maupun PKB, dalam menentukan kriteria calon di Pilkada 2024 nantinya akan sederhana. Terpenting, kandidat harus paham dengan berbagai permasalahan yang ada di kabupaten Sleman.

“Serta harus punya solusinya,” terang Indra. (inu)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Kustini Sri Purnomo #pilkada sleman