SLEMAN - Seorang mahasiswi salah satu kampus negeri di kabupaten Sleman melakukan percobaan bunuh diri dengan cara loncat dari Flyover Jombor. Akibatnya, mahasiswi tersebut pun mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polresta Sleman Kompol Andhies Fitriya mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/5) pagi. Adapun korban berinisial PWP,19 seorang mahasiswi jurusan kebijakan pendidikan asal Tangerang, Jawa Barat.
Andhies mengungkap, percobaan bunuh diri itu pertama kali diketahui oleh pegawai Hotel Borobudur berinisial AD dari meja resepsionis.
Saksi mata tersebut melihat ada seorang perempuan berambut pirang yang tergeletak dan mengeluarkan darah pada bagian kepala.
Beberapa pengendara kendaraan yang kebetulan melintas kemudian mendatangi korban. Lalu melaporkan peristiwa tersebut ke petugas kepolisian yang berada di pos lalu lintas Jombor
“Oleh petugas korban lalu dibawa ke RS Dr. Sardjito untuk mendapat perawatan,” ujar Andhies saat dikonfirmasi, Kamis (2/5).
Andhies melanjutkan, dari hasil penyelidikan petugas, korban nekat melakukan percobaan bunuh diri karena permasalahan keluarga.
Hal itu dikuatkan dengan komunikasi terkahir dengan pacarnya berinisial MLN,21.
Dalam komunikasi korban dengan pacarnya, sebelum melakukan percobaan bunuh diri, korban sempat mengirim kata-kata i love u kepada MLN. Serta beberapa hari terakhir korban juga sempat bercerita ingin mengakhiri hidup.
“Korban pernah curhat ingin mengakhiri hidup karena ada masalah keluarga,” beber Andhies.
Akibat percobaan bunuh diri itu korban mengalami luka robek pada bagian bawah dagu. Selain itu kaki kiri pada bagian paha juga kemungkinan besar patah.
“Dari komunikasi dengan korban, dokter juga diberi tahu kalau korban kalau sudah niat akan mengakhiri hidup tanpa paksaan dengan meloncat dari atas fly over,” terang Andhies. (inu)