RADAR JOGJA - Pemkab Sleman dipastikan mengajukan ratusan formasi pada rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) di tahun ini. Formasi yang paling banyak diajukan berada pada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di posisi tenaga teknis.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman Budi Pramono mengatakan, total formasi yang diajukan pada rekrutmen ASN tahun ini sebanyak 736 orang. Lowongan yang paling banyak diajukan ada pada PPPK dengan jabatan pelaksana.
Dia merinci, untuk rekrutmen PPPK mayoritas ada di formasi tenaga teknis dengan jumlah 458 orang. Kemudian disusul guru dengan jumlah 103 formasi, dan tenaga kesehatan (nakes) 28 formasi. Sementara untuk formasi CPNS hanya diajukan 147 orang.
“Sekarang (rekrutmen ASN, Red) banyak untuk jabatan pelaksana, namun guru dan nakes masih tetap ada,” ujar Budi beberapa waktu lalu.
Budi melanjutkan, bahwa sampai saat ini Pemkab Sleman memang masih cukup banyak kekurangan pegawai. Oleh karena itu, melalui rekrutmen ASN tahun ini diharapkan dapat membantu untuk menutup kekurangan tersebut.
Dia menjelaskan, kalau rekrutmen ASN tahun ini juga cukup berbeda dengan tahun lalu. Sebab untuk tahun lalu pemerintah pusat hanya memberikan kuota untuk PPPK. Namun di tahun ini diperbolehkan untuk mengajukan formasi CPNS.
“Melalui rekrutmen ASN ini harapannya dapat membantu penambahan pegawai,” katanya.
Adapun pada awal tahun lalu, sebanyak 845 PPPK juga telah dilantik oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo. Rinciannya sebanyak 254 PPPK tenaga kesehatan, 105 PPPK tenaga teknis, dan 486 PPPK guru.
Kustini berharap, dengan sudah diterimanya SK pengangkatan PPPK itu dapat memotivasi dalam meningkatkan kualitas. Sekaligus menunjang kinerja di lingkungan kerja masing-masing.
“Saya berharap PPPK yang dilantik dapat terus meningkatkan kualitas kerja,” ucapnya. (inu/eno)
Editor : Satria Pradika