SLEMAN - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sleman memiliki jumlah kursi paling banyak dalam kontestasi Pemilu 2024.
Hanya saja, partai berlambang banteng itu belum membahas tentang calon yang akan diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman Koeswanto mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum membahas tentang Pilkada 2024.
Bahkan calon yang akan diusung untuk maju sebagai calon kepala daerah di Bumi Sembada pun belum juga ditentukan oleh partai tersebut.
“Kami oleh partai, belum boleh membicarakan pilkada,” ujar Koeswanto, Kamis (7/3).
Jika dilihat dari perolehan kursi di DPRD Sleman, PDIP merupakan salah satu partai yang memiliki jumlah kursi cukup banyak.
Partai besutan Megawati Soekarnoputri itu memiliki 13 kursi dan punya kesempatan untuk mengusung calon kepala daerah sendiri tanpa perlu koalisi.
Hal itu sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 3 tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.
Dalam peraturan tersebut diatur syarat pencalonan untuk Partai Politik atau Gabungan Partai Politik jika memperoleh paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPRD atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah.
Koeswanto mengungkapkan, jumlah perolehan kursi legislatif di Pemilu 2024 ini memang mengalami penurunan.
Sebab, di Pemilu 2019 lalu partainya mampu mendapatkan 15 kursi legislatif di DPRD Sleman.
Meskipun demikian, dia memastikan, kalau PDIP tetap mampu menduduki kursi pimpinan dewan. Terlebih dengan perolehan suara dari partai tersebut yang mencapai sebanyak 196.441 suara.
“Memang suara kami turun dibandingkan dengan Pemilu 2019, namun kami masih bisa mendapatkan jabatan pimpinan dewan,” katanya.
Berbeda dengan PDIP, Partai Gerindra Sleman justru sudah mengusung calon untuk berkompetisi di Pilkada 2024 nanti.
Sekretaris DPC Gerindra Sleman M. Arif Priyo Susanto menyampaikan, pihaknya sudah mengusung Sukaptana sebagai calon Bupati Sleman.
Menurut Arif, Sukaptana memenuhi kriteria karena merupakan kader senior di Partai Gerindra. Selain itu, juga cukup berpengalaman karena pernah mengemban tugas menjadi pimpinan legislatif.
Yakni, menjadi Wakil Ketua DPRD Sleman selama dua periode.
“Sehingga ini merupakan modal yang besar untuk mengusung Sukaptana menjadi bakal calon bupati Sleman,” beber Arif. (inu)