Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hadapi Dampak Beroperasinya Jalan Tol, Dinas Pariwisata: Jangan Sampai Sleman Hanya Untuk Melintas

Iwan Nurwanto • Senin, 5 Februari 2024 | 00:10 WIB
Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid.

SLEMAN - Beroperasinya jalan tol yang melintasi wilayah Yogyakarta diprediksi dapat memberikan dampak. Entah itu positif maupun negatif.

Dinas Pariwisata Sleman mengaku sudah menyiapkan langkah agar dampak positif dapat dirasakan pada sektor pariwisata.


Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Zayid mengatakan, menyambut hadirnya jalan tol memang perlu berbagai persiapan.

Ini agar kemudian Kabupaten Sleman tidak hanya menjadi wilayah perlintasan lalu tidak mendapatkan keuntungan apapun.


Ishadi mengaku, sudah menyiapkan program agar rest area dan jalur exit tol bisa dimanfaatkan.

Upayanya dilakukan dengan membuat sektor usaha yang dapat menarik minat wisatawan. Khususnya, yang menggunakan akses jalan tol.


Menurut dia, adanya sektor usaha di rest area diharapkan dapat membuat pengguna jalan tol mampir lalu berwisata ke Sleman.

Hanya saja, untuk mewujudkan hal itu tentu tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Namun juga tergantung kesiapan masyarakat.


“Jalan tol harus dimaknai bahwa akses menuju pariwisata di Sleman semakin mudah,” ujar Ishadi, Minggu (4/2).


Lebih lanjut, selain menyiapkan berbagai langkah menghadapi tantangan jalan tol. Dinas Pariwisata Sleman kini juga tengah berupaya agar wilayah barat dapat semakin hidup.

Artinya, potensi pariwisata di wilayah itu dapat berkembang di samping peran utamanya sebagai lumbung pangan.


Ishadi menyebut, kawasan sleman barat kini mulai berkembang pasca viralnya destinasi wisata Cibuk Kidul.

Sehingga, pihaknya pun mendorong pengembangan di wilayah lain. Salah satunya melalui kegiatan wisata Ngayogjazz di Padukuhan Gancahan, Godean.


“Kue pariwisata juga harus dinikmati Sleman barat,” tegas mantan Camat Prambanan itu.


Sebagai informasi, ada dua pembangunan tol yang kini tengah berjalan di Jogjakarta. Yakni Tol Jogja-Bawen dan Tol Jogja-Solo.

Untuk Tol Jogja-Bawen yang memiliki lokasi pintu keluar atau exit di kalurahan Banyurejo, Tempel dan daerah Jombor, Mlati.


Sementara untuk Tol Jogja-Solo memiliki empat exit yang berada di sepanjang ringroad utara.

Di antaranya berada di Maguwoharjo, sekitar kampus UPN, Monumen Jogja Kembali (Monjali), dan Trihanggo.


Manajer Pengendalian Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 PT. Jasa Marga Jogja-Solo Aldyan Wiga menyampaikan, secara keseluruhan progress pembangunan tol mencapai 20 persen.

Pengerjaan Tol Jogja-Solo itu pun ditarget bisa selesai akhir tahun 2024 mendatang.


“Kami berharap tidak ada kendala agar target bisa tercapai sesuai rencana,” ucap Adlyan. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#dinas pariwisata #Sleman #jalan tol