SLEMAN - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada Kamis 18 Januari 2024 pukul 20.46 WIB melaporkan peningkatan aktivitas Gunung Merapi.
Gunung Merapi yang terletak di perbatasan DIY-Jateng tersebut memuntahkan Awan Panas Guguran (APG) pada pukul 19.56 WIB dan 20.03 WIB.
Kedua APG tersebut dengan amplitudo makasimum 35 milimeter, durasi 227 detik dan 242 detik, jarak luncur 2.400 meter ke Barat Daya (Kali Bebeng).
Visual Gunung Merapi berkabut dan arah angin ke tenggara.
Terjadi hujan di puncak Gunung Merapi mulai pukul 21.07 WIB.
Total curah hujan di puncak 3 milimeter dengan intensitas hujan 5.3 milimeter dan durasi 34 menit.
Hujan masih berlangsung hingga 21.47 WIB.
''Waspada bahaya lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dan awan panas guguran (APG) di daerah potensi bahaya."
''Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan,'' imbau BPPTKG. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin