Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi Mengeluarkan 17 Guguran Lava Pijar, Jarak Luncur Maksimum 1,5 Kilometer

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 17 Januari 2024 | 16:40 WIB
WASPADA: Gunung Merapi beberapa waktu lalu. (BPPTKG)
WASPADA: Gunung Merapi beberapa waktu lalu. (BPPTKG)

SLEMAN - Gunung Merapi di perbatasan DIY-Jawa Tengan pada Selasa 16 Januari 2024 pukul 00.00-24.00 WIB mengeluarkan 17 kali guguran lava pijar.

Dari jumlah tersebut, masing-masing 16 kali guguran lava pijar ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter.

Dan satu kali guguran lava pijar ke arah Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum 1.200 meter.

Demikian Volcanic Activity Report dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) yang diterima redaksi Radar Jogja.

BPPTKG mengeluarkan rekomendasi: potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi #Awan Panas #lava pijar