SLEMAN -Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengeluarkan sejumlah imbauan dan rekomendasi.
''Potensi bahaya Gunung Merapi saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya,'' tulis siaran pers BPPTKG.
Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi mengarah ke Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Baca Juga: Wapres RI Ma'ruf Amin Beserta Istri Hadiri Malam Midodareni Dhaup Ageng Pakualaman
Pada sektor tenggara guguran lava Gunung Merapi mengarah ke Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik Gunung Merapi bila terjadi letusan eksplosif, dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Data pemantauan menunjukkan, suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran (APG) di dalam daerah potensi bahaya.
Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan APG, terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
Volcanic Activity Report (VAR) BPPTKG pada Selasa 9 Januari 2024 pukul 00.00-24.00 menyebutkan, cuaca di Gunung Merapi cerah, berawan, mendung, dan hujan.
Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat.
Suhu udara 16-25 °C, kelembaban udara 66-99 %.
Tekanan udara 836.3-918.8 mmHg.
Volume curah hujan 119 mm per hari.
Secara visual Gunung Merapi terlihat jelas.
Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang, tebal, dan tinggi 200-800 meter di atas puncak kawah.
Teramati awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur 1.500 m mengarah ke barat daya.
Teramati 36 kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter.
Teramati 5 kali guguran lava ke arah Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter.
Sedangkan tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (siaga). (iwa)