Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gunung Merapi Muntahkan 19 Kali Guguran Lava pada saat Tahun Baru 2024

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 2 Januari 2024 | 14:36 WIB
WASPADA: Gunung Merapi beberapa waktu lalu. (BPPTKG)
WASPADA: Gunung Merapi beberapa waktu lalu. (BPPTKG)

SLEMAN - Pada Senin 1 Januari 2024 pukul 00.00-24.00 WIB, Gunung Merapi Keluarkan 19 Kali guguran lava.

Masing-masing, 16 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter.

Dan 3 kali guguran lava ke arah selatan (Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 1.100 meter.

Cuaca di seputar Gunung Merapi cenderung berawan, mendung, dan hujan.

Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat.

Suhu udara 18.8-25.5 °C, kelembaban udara 68-99 %, dan tekanan udara 872-918.8 mmHg. Volume curah hujan 10 mm per hari.

Secara visual, Gunung Merapi terlihat jelas, kabut 0-III.

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 25 meter di atas puncak kawah.

Terjadi gempa di Gunung Merapi berupa guguran (jumlah: 90, amplitudo: 3-25 mm, durasi: 28.6-164.1 detik).

Gempa hybrid/fase banyak (jumlah: 8, amplitudo: 3-22 mm, S-P: 0.4-0.7 detik, durasi: 5.2-10.68 detik).

Gempa tektonik jauh (jumlah: 3, amplitudo: 3-8 mm, S-P: 14.22-22.16 detik, durasi: 70-168.28 detik).

Sedangkan tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (siaga).

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)


Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi #Awan Panas #guguran lava