RADAR JOGJA - Program car free day (CFD) di Kabupaten Sleman resmi berakhir bulan ini. Dinas Perhubungan (Dishub) selaku penyelenggara pun mulai membahas tentang keberlanjutan program tersebut pada tahun depan.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman Arip Pramana mengatakan, pihaknya untuk saat ini tengah melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) lain di lingkup Pemkab Sleman. Sehingga kemudian CFD dapat terlaksana kembali atau dilanjutkan untuk jangka panjang.
Diketahui, Dishub Sleman akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Sleman dengan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis, Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) dengan fasilitas senam massal, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) agar bisa melibatkan pelaku UMKM.
Menurut Arip, sejak diresmikan pada awal bulan lalu, program CFD cukup mendapat respons baik dari masyarakat. Hal itu terlihat dari peningkatan jumlah orang yang datang dalam kegiatan CFD setiap pekannya. “Untuk tahun ini belum dilanjutkan, namun harapannya bisa lanjut di tahun 2024,” ujar Arip kemarin (27/11).
Sebagaimana diketahui, program CFD dan sudah berjalan empat kali tiap pekan selama November. Dimulai pukul 06.00-10.00 di lingkungan Lapangan Pemda Sleman. Namun karena minimnya anggaran, program tersebut tidak dapat dilanjutkan kembali.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa berharap, CFD tersebut dapat diselenggarakan secara konsisten. Mengingat tingginya antusias masyarakat yang datang.
Menurut dia, CFD adalah salah satu upaya Pemkab Sleman dalam memberikan wadah bagi masyarakat untuk mengisi akhir pekan dengan kegiatan positif seperti berolahraga dan kegiatan lainnya. Selain itu, digelarnya CFD ini dapat memberdayakan ekonomi masyarakat khususnya pelaku UMKM. Karena diberikan kesempatan untuk menjajakan produknya.
"Ramainya masyarakat yang datang di CFD ini juga sekaligus membantu perekonomian masyarakat,” kata Danang. (inu/eno)
Editor : Satria Pradika