Ketua Umum KONI Sleman Joko Hastaryo menuturkan, meski belum terdaftar menjadi anggota KONI Sleman ada cabor yang sudah diakui oleh KONI DIJ. Misalnya cabor e-sport.
“Tapi kedepan mudah-mudahan bisa terus menjadi anggota KONI,” tegasnya saat ditemui di salah satu resto saat memberikan apresiasi bagi atlet Sleman yang berlaga pada Sea Games 2023, Jumat (9/6).
Joko menyebut pendaftaran suatu cabor untuk bisa masuk dalam keanggotaan KONI Sleman diinisiasi oleh pengurus cabor tersebut. Usai masuk dalam keanggotaan KONI DIJ, pengurus cabor lalu meneruskan di tingkat kabupaten atau kota.
Joko menambahkan beberapa cabor yang belum terdaftar dalam keanggotaan KONI Sleman tersebut juga tak dimainkan saat gelaran Porda pada September tahun lalu. Ini karena zuatu cabor akan dipertandingkan di Porda kalau minimal diikuti oleh tiga Kabupaten Kota.
"Sehingga sekarang ini karena Sleman belum ada sehingga kemarin di Porda tidak dipertandingkan. Padahal di tingkat KONI DIJ sudah menjadi anggota. Tapi, inisiatif biasanya dari cabornya,” katanya.
Kini, ada 46 cabor dan 3 badan fungsional di bawah keperungusan KONI Sleman. Joko berharap bagi para pengurus cabor baru bisa mengembangkan masing-masing olahraga baru tersebut. Sehingga nantinya akan lebih dikenal oleh masyarakat.
Joko juga berkomitmen untuk memberikan dukungan. Wujudnya berupa penyediaan fasilitas latihan olahraga.
“Dari Pemkab juga mendukung dengan menyediakan fasilitas-fasilitas baik itu lapangan maupun peralatan-peralatan yang itu kadang-kadang untuk olahraga tertentu agak mahal. Itu kita usahakan bisa, meskipun bertahap tetap dilengkapi sehingga nanti ke depan akan semakin berprestasi,” harapnya. (isa/dwi) Editor : Editor News