Upacara hari kemerdekaan akan berlangsung dengan kearifan lokal. Para peserta nantinya akan mengenakan pakaian adat nusantara. Selain itu adapula flash mob Tari Badui.
Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman Aris Herbandang mengatakan kegiatan ini merupakan inisiatif masyarakat Kaliurang. Disatu sisi gelaran ini sekaligus dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisata di Kabupaten Sleman.
"Upacara akan dilaksanakan di Nawang Jagad, destinasi baru di wilayah Kaliurang Barat. Animo masyarakat sangat tinggi dan menjadi hal yang cukup menarik bagi bapak ibu pelaku pariwisata di Kaliurang," jelasnya saat jumpa pers di ruang rapat Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Jumat (12/8).
Tak hanya itu, pada 17 Agustus mendatang Dispar Sleman menggratiskan biaya retribusi masuk kawasan Kaliurang dan Kaliadem. Catatan sebelumnya, Bandang mengatakan kunjungan pada hari libur kemerdekaan terpantau tak seramai hari libur sekolah atau libur nasional lainnya.
Sementara itu, dia menambahkan jumlah kunjungan Kaliurang dan Kaliadem pada akhir pekan kini cukup tinggi. Setidaknya ada sebanyak 4.000 hingga 4.500 kunjungan wisatawan perhari pada saat akhir pekan.
"Bupati sudah menyetujui kawasan Kaliurang dan Kaliadem bebas retribusi pada 17 Agustus. Mulai dari jam o8.00 hingga 21.00," katanya.
Timnya juga akan bersiaga di sekitar destinasi wisata. Guna memastikan angka kunjungan saya libur Kemerdekaan RI. Pengecekan dengan cara wawancara langsung kepada pelaku pariwisata.
"Angka dari kunjungan kita akan melihat evaluasi berdasarkan diskusi dengan pelaku pariwisata. Ada kenaikan omzet atau tidak," ujarnya. (isa/dwi) Editor : Editor News