Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sendang Sombomerti Dongkrak Perekonomian Warga

Editor Content • Rabu, 30 Maret 2022 | 17:34 WIB
SEGER: Pengunjung Sendang Sombomerti, Padukuhan Sombomerten, Maguwoharjo, Depok, Sleman asik berenang, (29/3).(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
SEGER: Pengunjung Sendang Sombomerti, Padukuhan Sombomerten, Maguwoharjo, Depok, Sleman asik berenang, (29/3).(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Sendang Sombomerti di Padukuhan Sombomerten, Maguwoharjo, Depok, Sleman membawa berkah tersendiri bagi warga setempat. Hadir di tengah pemukiman warga, sumber mata air ini menjadi tulang punggung warga. Selain mengadirkan wisata air, juga pusat pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) warga setempat.

Salah satunya bagi warga setempat, Isti Khotijah, 56. Sebelum lokasi ini dikembangkan menjadi destinasi wisata, dia menjadi pekerja di sebuah jasa laundry yang gajinya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Semenjak destinasi ini dirintis, dia beralih berjualan makanan dan minuman. Dampaknya perekonomian keluarga lebih baik. "Sehari bisa Rp 100 ribu. Saat weekend bisa ratusan ribu," kata Isti, sembari sibuk memasak mi instan di warungnya, kemarin (29/3).

Berjualan makanan di warung ini menjadi penghasilan utamanya. Dia berharap destinasi wisata semakin maju dan semakin banyak pengunjung. Sehingga dapat dimanfaatkan warga setempat mendulang rezeki sebagaimana dia lakukan. "Biar merata maju bersama," bebernya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sendang Sombomerti Muhammad Nasir menyebutkan, tahun 2022 menjadi sebuah kebangkitan destinasi ini, meski kunjungan wisata belum 100 persen dibuka. Pihaknya pun belum menggencarkan promosi maupun penyelenggaraan event di lokasi.”Masih mempertimbangkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Kendati begitu kunjungan sudah menggeliat. Di hari biasa, kunjungan di atas 100 orang. Bila weekend, kunjungan bisa mencapai seribu. Dengan tarif masuk Rp 3 ribu ditambah sewa pelampung dan ban Rp 5 ribu, terapi ikan Rp 2 ribu serta penjualan pakan ikan dan merpati di lokasi, estimasi pendapatan bisa mencapai Rp 13 juta sampai Rp 14 juta per bulan.

Terlebih menjelang Ramadan ada tradisi padusan, dia optimistis pengunjung semakin meningkat. Kalau tahun lalu sebelum pandemi bisa seribu lebih. Harapannya ada peningkatan. "Tetapi konsekuensinya, kami tambah personel buat pengawasan, mencegah kerumunan," kata Nasir. Lebih lanjut dijelaskan, seribu pengunjung yang dimaksud, pengunjung yang datang silih berganti. "Pengunjung mayoritas masih lingkup DIJ," sambungnya.

Diketahui Sendang Sumbomerti tersedia kolam renang dengan sumber mata air jernih. Lokasi ini berada di tengah perkotaan dengan pemandangan gedung menjulang. "Ada 35 warga yang terlibat didalam pengelolaan wisata. Namun manfaatnya dirasakan oleh seluruh warga Sombomerten," beber Nasir.

Pemberdayaan masyarakat salah satunya dengan menggali potensi UMKM di bidang kuliner dan pengembangan bidang perikanan. "Selain pengelola wisata juga ada kelompok mina ikan," tandasnya.

Rohyati, 49, warga Seturan, Depok salah satu penggunjung langganan. Menurutnya, meski berada di tengah kota, namun harga masuknya layaknya di desa. Apalagi dengan terjangkau, ia memanfaatkan kolam renang untuk terapi saraf kejepit. ”Dibanding harus suntik, satu kali habis Rp 375 ribu, terapi disini hanya bayar Rp 3 ribu, jadi sangat terbantu," imbuhnya. (mel/bah) Editor : Editor Content
#Sleman #Sendang Sombomerti