Ketua Umum DPD Gabungan Industri Pariwisata (GIPI) DIJ Bobby Ardyanto Setya Aji mengatakan, vaksinasi booster merupakan salah satu upaya agar para pelaku pariwisata lebih siap dalam melayani wisatawan. Diharapkan dapat mendorong pemulihan pada sektor pariwisata dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke DIJ.
“Ini menjadi selling point bahwa stakeholder pariwisata di DIJ lebih siap dalam melayani wisatawan,” kata Bobby di Jogja Bay, Senin (31/1).
Bobby menambahkan, pihaknya tak bisa jika hanya bekerja sendiri. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk memiliki kesadaran akan pentingnya prokes dan vaksinasi. Baginya, ini menjadi upaya preventif guna mencegah munculnya varian baru Omicron.
“Reminder tentunya bagi masyarakat karena menjadi penentu keberhasilan semuanya. Vaksinasi ini juga sebagai perisai yang harus kita miliki,” jelas Bobby.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan, saat ini capaian vaksinasi booster belum mencapai 10 persen. Baginya, ini karena sebagian besar masyarakat baru menerima vaksinasi dosis kedua kurang dari enam bulan yang lalu.
“Sleman sebenarnya vaksinasi ketiga ini sudah kick-off pada 12 Januari kemarin, tapi memang tahap awal baru diperuntukkan untuk lansia karena lansia merupakan kelompok masyarakat yang rentan,” kata Danang.
Dalam meningkatkan capaian vaksinasi booster, pihaknya terus memaksimalkan gerai vaksin dan fasilitas kesehatan lainnya seperti rumah sakit dan puskesmas. Tak hanya itu, Danang juga menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan pihak lainnya untuk menyelesaikan program vaksinasi dosis ketiga ini.
“Kami di RSUD setiap harinya menyediakan 100 vaksin, termasuk di puskemas-puskesmas. Kami dibantu juga TNI, Polri. Di Kodim dan di Polres menyediakan juga. Semua jalan selama vaksin ini ada,” tambah Danang. (co1/ila)
Editor : Administrator