Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Legenda Kebo Iwa: Raksasa Bali yang Membentuk Gunung dan Danau Batur di Kintamani

Tastabila Maika Warditya • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 16:35 WIB

Raksasa bernama Kebo Iwa.
Raksasa bernama Kebo Iwa.


RADAR JOGJA - Provinsi Bali yang dikenal dengan kekayaan seni dan budayanya, ternyata memiliki kisah-kisah legenda yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Salah satu cerita rakyat yang paling terkenal adalah legenda Kebo Iwa, kisah raksasa kuat yang menjadi asal mula terbentuknya Danau dan Gunung Batur.

Berlokasi di wilayah Kintamani, Gunung Batur yang menjulang setinggi 1717 meter di atas permukaan laut ini menyimpan makna spiritual bagi masyarakat Bali.

Dalam kepercayaan Hindu, gunung ini dianggap sebagai sumber kesejahteraan yang harus dijaga kelestariannya.

Di masa lampau, hiduplah sosok raksasa yang sangat disegani di seluruh Pulau Bali. Raksasa tersebut dikenal dengan nama Kebo Iwa, yang berarti “paman kerbau”.

Dengan tubuhnya yang raksasa dan kesaktiannya yang luar biasa, Kebo Iwa mampu meruntuhkan gunung serta menggali gua dalam waktu yang sangat singkat.

Kebo Iwa tidak hanya dikenal karena kekuatannya, tetapi juga karena kebaikan hatinya yang selalu membantu penduduk membangun rumah dan pura tanpa meminta upah.

Namun, meski tak meminta bayaran, Kebo Iwa memiliki satu permintaan yang harus dipenuhi: makanan dalam jumlah besar.

Pada awalnya, penduduk desa dengan senang hati memenuhi permintaan ini. Tetapi, seiring berjalannya waktu, kebiasaan makan Kebo Iwa yang bisa melahap seekor kerbau dalam sekali makan, mulai membuat penduduk kewalahan.

Ketika musim kemarau tiba, penduduk desa mulai panik karena persediaan makanan semakin menipis.

Di tengah kekhawatiran ini, para warga sepakat untuk mencari cara agar bisa menyingkirkan Kebo Iwa. Mereka kemudian memutuskan untuk berbohong kepada Kebo Iwa, mengatakan bah

wa desa mereka sedang mengalami gagal panen dan meminta bantuan raksasa itu untuk menggali sebuah sumur besar agar pertanian kembali subur.

Sebagai imbalan, mereka berjanji akan memberikan makanan dalam jumlah yang sangat banyak.

Tanpa curiga, Kebo Iwa menyanggupi permintaan tersebut. Ia mulai menggali sumur dengan mudah, sambil juga membangun rumah-rumah yang rusak.

Sementara Kebo Iwa bekerja keras, warga diam-diam mengumpulkan batu kapur di sekitar area galian.

Saat Kebo Iwa kelelahan dan tertidur pulas setelah menikmati hidangan yang disediakan warga, mereka segera menimbun lubang sumur dengan batu besar, mengubur Kebo Iwa hidup-hidup.

Kebo Iwa yang terbangun dari tidurnya tak mampu melawan, karena tubuhnya sudah terkubur dan air tanah mulai mengalir deras.

Raksasa yang dulu kuat itu akhirnya tewas, terkubur dalam sumur yang ia gali sendiri. Banjir besar pun terjadi, menenggelamkan desa-desa di sekitarnya, menciptakan sebuah danau besar yang kini dikenal sebagai Danau Batur.

Sedangkan timbunan tanah dari galian Kebo Iwa membentuk gunung yang sekarang disebut sebagai Gunung Batur, yang menjulang tinggi dan masih aktif hingga saat ini.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#legenda #masyarakat bali #Makna Spiritual #kisah raksasa #kintamani #provinsi bali #cerita rakyat #Kebo Iwa #gunung batur