SLEMAN - SMA Islam Al Azhar 9 Jogjakarta mencatatkan capaian signifikan dalam pemeringkatan sekolah berprestasi yang dirilis Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbudristek RI tahun 2025. Sekolah ini berhasil masuk dalam jajaran Top 19 nasional, sekaligus menjadi Top 2 se-DIJ dan Top 1 di Sleman berdasar akumulasi medali dari berbagai kompetisi resmi.
Kepala sekolah SMA Islam Al Azhar 9 Jogja Agung Widiyanto mengungkapkan, pemeringkatan tersebut mengacu pada perolehan medali dalam ajang akademik dan non-akademik, mulai dari sains, seni, olahraga, hingga riset dan inovasi yang dikurasi Puspresnas. "Khusus kategori sekolah swasta, SMA Islam Al Azhar 9 Jogja masuk dalam Top 7 nasional," katanya, Rabu (2/7).
Baca Juga: SPMB SMA Jalur Afirmasi di DIY Semrawut, Dikpora Diskulifikasi 139 Calon Siswa
Agung menyebutkan, hasil ini tidak hanya mencerminkan keunggulan akademik. Tetapi juga bukti konsistensi dalam membina siswa di berbagai ranah kompetensi. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif siswa dalam ajang-ajang resmi karena memberikan dampak langsung terhadap peluang seleksi perguruan tinggi dan beasiswa.
Diakuinya, salah satu sektor yang berkontribusi besar terhadap capaian ini adalah aktivitas riset ilmiah siswa. Tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) sekolah telah menghasilkan 76 karya penelitian dalam dua tahun terakhir. "Beberapa di antaranya bahkan telah memperoleh sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kemenkumham RI," paparnya.
Baca Juga: Alasan Jateng Manarik Untuk Tempat Investasi, Begini Penjelasan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi
Sementara itu, Koordinator KIR Faprian Wijoyo Mulyopratikno menuturkan, adanya peningkatan minat siswa dalam riset terjadi karena adanya pendampingan intensif dan budaya ilmiah yang terus didorong pihak sekolah. "Ini hal yang positif dan berusaha terus kami gencarkan," ungkapnya.
Puspresnas sendiri merupakan lembaga di bawah Kemendikbudristek yang menangani program pengembangan talenta siswa, seperti Kompetisi Sains Nasional (KSN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), hingga seleksi Olimpiade Sains Internasional.
Disebutkan, prestasi yang diraih SMA Islam Al Azhar 9 Jogja ini menunjukkan pentingnya sistem pembinaan prestasi yang terstruktur. "Ini juga memperlihatkan bagaimana sekolah bisa memanfaatkan ekosistem ajang resmi pemerintah untuk mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh," paparnya. (iza/pra)
Editor : Heru Pratomo