Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dedication For Art Kembali Digelar Pelajar SMAN 3 Padmanaba, Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 15 Juni 2025 | 14:00 WIB
Keseruan Dedication For Art di SMAN 3 Jogja pada 2022.
Keseruan Dedication For Art di SMAN 3 Jogja pada 2022.

JOGJA - Pelajar SMAN 3 Padmanaba Jogja kembali menggelar event tahunan Dedication For Art atau DedicArt.

Acara ini mengapresiasi karya seni pelajar Padmanaba, mahasiswa, maupun seniman Jogja.

Digelar 14-15 Juni 2025 di SMAN 3 Jogja, Kotabaru Jogja. 

"DedicArt adalah ruang generasi muda berekspresi dan berkarya dalam balutan nuansa budaya."

"DedicArt juga menjadi sarana memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Yogyakarta," ujar ketua panitia DedicArt Rieva Aisha Fairisha (15/6/2025).

DedicArt 2025 kembali hadir sebagai persembahan istimewa dari Padmanaba 82 bertajuk Pranaya “Pranata Mangsa, Nyawiji ing Budaya”. 

Tajuk ini mengangkat konsep pranata mangsa.

Yaitu sistem tradisional penanggalan Jawa yang menjadi pedoman atau petunjuk bagi masyarakat Jawa dalam melakukan aktivitasnya.

Melalui tema ini, DedicArt#11 mengajak pengunjung untuk meresapi makna dari perjalanan waktu dan dinamika alam dalam tradisi Jawa. 

"Pameran karya seni 2D dan 3D yang dipadukan dengan keragaman budaya pada DedicArt#11 ini menjadi daya tarik utama pengunjung."

"Karya seni yang ditampilkan di DedicArt#11 telah melalui proses kurasi dan seleksi sesuai dengan tema yang diangkat," kata Rieva. 

Salah seorang pengunjung mengamati karya di event DedicArt 2025 Padmanaba.
Salah seorang pengunjung mengamati karya di event DedicArt 2025 Padmanaba.

Setiap karya disusun berdasarkan 12 Mangsa (musim), seperti Mangsa Kasa, Mangsa Karo, Mangsa Katelu, hingga Mangsa Sadha.

Baca Juga: Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Grand Final AXIS Cup 2025, Bidik Talenta Baru E-sports dari Jogja

Pembagian ini menjadikan setiap karya tidak berdiri sendiri, tetapi saling terhubung dalam  alur yang berkesinambungan.

Sehingga meninggalkan kesan di benak penikmatnya.

Dengan demikian, pengunjung tidak hanya menikmati estetika seni, tetapi juga diajak untuk memahami kearifan lokal dalam Pranata Mangsa. 

Baca Juga: Terungkap! Mantan Lurah Bangunjiwo dan Notaris Tersangka Kasus Mbah Tupon: Ini Dia Polisi Tetapkan Lima Pelaku Lainnya

"Penampilan hiburan dan talkshow turut memeriahkan acara ini."

"Berbagai penampilan seperti penampilan tari, orkestra, musik keroncong, hingga band competition turut disuguhkan untuk menunjukan bakat-bakat yang dimiliki oleh pelajar Yogyakarta khususnya siswa-siswi SMAN 3 Yogyakarta," ujar Rieva. 

Sementara itu, talkshow inspiratif bersama para penggiat UMKM dan pelestari budaya akan memberikan ruang diskusi bagi para pengunjung.

Baca Juga: Kali Kelima Berturut-turut SD Muhammadiyah Suronatan Masuk Tiga Besar Rerata Nilai ASPD Tertinggi Kota Jogja 

Sehingga dapat memperluas pengetahuan mengenai seni budaya Yogyakarta yang menjadi kekuatan dalam masyarakat.

DedicArt juga diisi penampilan band anak muda.
DedicArt juga diisi penampilan band anak muda.

Band competition pada DedicArt#11 hadir sebagai panggung bagi para musisi untuk mengekspresikan diri dan menjadi ajang untuk menunjukkan talenta bermusik.

Band competition ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, hingga komunitas umum.

Baca Juga: Meski Sempat Ragu-ragu, Sri Suyanti Bersyukur Telah Daftarkan Seluruh Anggota Keluarga Jadi Peserta JKN

Melalui competition ini, para peserta diajak untuk menyalurkan ide dan kreativitasnya dalam bentuk musikal, serta turut andil dalam memeriahkan DedicArt#11.

Sebagai wujud dukungan terhadap potensi lokal, DedicArt#11 juga menjadi wadah bagi para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) untuk memperkenalkan dan mengembangkan usahanya.

Beragam produk UMKM di Yogyakarta seperti sajian kuliner, kerajinan tangan, hingga aksesoris tersedia untuk dinikmati pengunjung.

Baca Juga: Berikut Tokoh-tokoh di Balik Tambang Emas Tujuh Bukit Banyuwangi, Sandiaga Uno Salah Satunya

Pengunjung juga dapat turut berkarya melalui art station interaktif.

Di ruang ini, pengunjung dapat merasakan pengalaman membuat batik jumputan dan mengekspresikan kreativitasnya melalui coretan di atas kanvas. 

Serangkaian kegiatan dan penampilan yang menarik pada DedicArt#11 memberikan wadah bagi para seniman dan pelajar untuk menunjukkan karya terbaiknya.

Baca Juga: Israel Lancarkan Serangan ke Iran, Dunia Kembali di Ambang Krisis Timur Tengah

Hal ini juga dapat dijadikan motivasi bagi anak muda untuk mengekspresikan idenya sekaligus melestarikan budaya di lingkungan sekitarnya.

Melalui berbagai rangkaian kegiatan yang memadukan seni, budaya, dan pemberdayaan, DedicArt#11 menjadi wujud kontribusi dari siswa SMAN 3 Yogyakarta untuk menjaga kebudayaan yang kian luntur seiring berkembangnya dunia. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Dedicart #SMAN 3 Padmanaba Jogja #SMAN 3 Jogja #sman 3 padmanaba #DedicArt SMAN 3 Yogyakarta #DedicArt Padmanaba #padmanaba