Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Al Azhar Yogyakarta World Schools Siap Jalankan Program Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Keagamaan dan Global

Fahmi Fahriza • Rabu, 19 Februari 2025 | 04:45 WIB

 

SEREMONIAL: Sesi peresmian dan pencanangan program Al Azhar 60 Early Years Programme yang yang diproyeksikan bagi bayi dan anak-anak pra-SD.
SEREMONIAL: Sesi peresmian dan pencanangan program Al Azhar 60 Early Years Programme yang yang diproyeksikan bagi bayi dan anak-anak pra-SD.

SLEMAN - Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) terus berkembang dan menghadirkan berbagai program-program inovatif di dunia pendidikan. Setelah punya sekolah internasional tingkat SD, SMP, dan SMA, kini AYWS meluncurkan program pendidikan khusus. Diproyeksikan bagi bayi dan anak-anak pra-SD, yaitu Al Azhar 60 Early Years Programme.

Kepala Satuan Pendidikan Al Azhar 60 Early Years Programme Tri Damayanti menyebut, layanan pembelajaran akan dimulai dari Daycare, Preschool, dan Kindergarten. Kurikulum yang diterapkan nantinya akan menggabungkan beberapa metode. Yakni, kurikulum keagamaan, hingga kurikulum merdeka.

"Selain dua itu, kami juga kombinasikan dengan International Early Years Curriculum (IEYC)," paparnya.

Diungkapkannya, ada beberapa keunggulan yang ditawarkan dari penggabungan kurikulum tersebut. Meliputi Hands-on Learning atau pembelajaran berbasis pengalaman langsung. Kemudian Literacy and Numeracy Foundation, Social Emotional Learning, dan pembelajaran Alquran. Serta ada Student Led Conference (SLC) yaitu presentasi hasil belajar siswa di setiap akhir term.

"Kami juga ciptakan lingkungan berbahasa Inggris, dan pelayanan psikolog dan dokter anak," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengelola dan Pelaksana Harian (BPPH) Sekolah Islam Azhar Yogyakarta Hafidh Asrom menyampaikan, sejak berdiri pada 2005, AYWS kini telah memiliki 19 unit pendidikan. Tersebar di Sleman, Bantul, dan Gunungkidul.

"Semua sekolah dikonsep mencetak generasi berkualitas, berwawasan global, namun tetap punya dasar agama yang kuat," katanya.

Hafidh mengungkapkan, terhitung sejak 2014 silam, AYWS juga telah melakukan kajian mendalam terhadap sistem pendidikan internasional berkualitas. Beberapa contoh yang dipelajari seperti sistem pembelajaran di Finlandia dan Turki, terutama model pendidikan yang didirikan oleh Fathullah Gulen.

"Jika Gulen berusaha mengembalikan kejayaan Islam di masa lalu, kami ingin membawa kejayaan pendidikan Islam untuk masa depan," serunya. (iza/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#AYWS #keagamaan #metode #inovatif #kurikulum merdeka #pembelajaran #program #Al Azhar 60 Early Years Programme #Al Azhar Yogyakarta World Schools