BANTUL - Siswa laki-laki dengan rambut terlalu panjang di MTsN 3 Bantul tak punya pilihan lain selain antre untuk dipotong di tempat. Kegiatan potong rambut bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan dan menjaga kerapian penampilan.
Seorang guru pendamping MTsN 3 Bantul Gita Atamania Dewi mengatakan, penampilan rapi mencerminkan kepribadian yang baik dan dapat meningkatkan rasa hormat dari orang lain.
“Kami ingin siswa belajar bahwa mematuhi aturan itu penting untuk kebaikan bersama,” kata Gita Atmania pada Jumat (10/1/2025).
Baca Juga: Penyertaan Modal Aneka Dharma Sempat Ditolak DPRD Bantul, tetapi Malah Disetujui Gubernur DIY
Baca Juga: Meningkat Lima Persen, Bank Sleman Catat Aset Tahun 2024 Tembus Rp 1 Triliun
Dia menjelaskan, potong rambut di tempat dilakukan sebagai bagian dari penegakan tata tertib madrasah. Bagi siswa yang rambutnya melebihi batas yang ditentukan, tidak ada ampun rambut mereka langsung dipotong.
"Tapi dalam prakteknya kami pastikan dilakukan dengan pendekatan mendidik, memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya mengikuti aturan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 3 Bantul, Tutik Husniati menyebut kegiatan potong rambut bagi siswa laki-laki bukan hanya menjaga penampilan fisik, tetapi juga sebagai upaya membentuk karakter disiplin dan bertanggung jawab.
"Dengan program-program seperti ini, kami terus berupaya mewujudkan lingkungan yang tidak hanya rapi secara fisik, tetapi juga membangun karakter," kata Tutik Husnati. (gun)
Editor : Heru Pratomo