BANTUL - Kabupaten Bantul hanya memiliki tiga Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN). Yakni MIN 1 Bantul di Kapanewon Pleret, MIN 2 di Imogiri, dan MIN 3 di Pajangan.
Kepala Kantor Kemenag Bantul Ahmad Shidqi mengungkapkan, di tiga MIN tersebut tidak pernah kekurangan siswa. Bahkan terkadang menolak siswa karena keterbatasan daya tampung. “Belum ada nambah MIN, masih optimalkan yang ada,” katanya Senin (16/9/2024).
Menurutnya, urgensi penambahan MIN belum dibutuhkan. Karena akses pendidikan dasar di Bantul sudah cukup terpenuhi. Mengingat adanya SD negeri maupun swasta.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Bantul Ahmad Musyadad menyebut, untuk penambahan MIN turut melibatkan Kemenag pust. Sehingga kalau tidak ada penambahan, daerah akan mengikuti. “Tahun ini kami moratorium tidak ada madrasah baru,” ungkapnya.
Malah sebaliknya, menurutnya banyak penambahan sekolah swasta yang diinisiasi masyarakat dalam bentuk yayasan. Sementara pada 2022 dan 2023, ada penambahan MI sebanyak empat sekolah.
Padahal selama ini, masih ada MI swasta yang kekurangan siswa. Disebabkan oleh sarana dan prasarana yang kurang memadai. Selain itu, juga soal prestasi yang diraih sekolah. Hal ini menjadi pertimbangan orang tua dalam memilih sekolah untuk anaknya. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita