BANTUL - Sejumlah sekolah tengah melakukan program supervisi guru.
Program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan inovasi dan kualitas pengajaran para tenaga pendidik.
Seperti dilakukan MAN 4 Bantul.
Program supervisi tidak hanya fokus pada evaluasi dan peningkatan keterampilan mengajar, tapi juga membuka ruang kolaborasi antar-guru agar meningkatkan kualitas pendidikan.
Kepala MAN 4 Bantul Mucharom mengatakan, program supervisi akademik semester 1 tahun ajaran 2024/2025 sedang berlangsung.
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun PSIM, Tugu Jogja Dipenuhi Suporter PSIM Jogja
"Harapannya dapat mendorong para pendidik untuk terus berinovasi dan berbagi pengalaman guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis," kata Mucharom pada Kamis (5/9/2024).
Bersama tim pengawas pendidikan, supervisi dirancang agar tidak hanya menjadi kegiatan penilaian, tetapi sekaligus wadah diskusi bagi para guru.
"Dalam supervisi, setiap guru didorong saling bertukar pengalaman tentang metode pengajaran yang efektif, berbagi tantangan di kelas, dan mencari solusi bersama," ujarnya.
Dia ingin program supervisi menjadi ajang kolaborasi, di mana para guru bisa saling belajar dan berinovasi.
Setiap guru memiliki pendekatan yang berbeda dalam mengajar, dan dari sinilah bisa saling melengkapi.
Baca Juga: Momen Haru Ketika Paus Fransiskus Berdialog dengan Pemuda Lintas Agama di Gereja Katedral
Sementara itu, anggota Tim Supervisi Fransisca Listiarini menyampaikan selain evaluasi, program tersebut juga mendorong inovasi pengajaran.
"Supervisi berhasil mendorong para guru untuk saling mendukung dan berinovasi," kata Fransisca Listiarini.
Menurutnya, pendidikan yang baik tidak hanya soal penilaian, tetapi juga tentang kolaborasi dan pembaruan metode agar siswa lebih mudah memahami materi.
"Supervisi rutin dilakukan dua hingga tiga kali dalam satu tahun," ujarnya.
Tidak hanya sekolah negeri, lembaga pendidikan swasta juga menerapkan program supervisi bagi guru.
Misalnya dilakukan SD Muhammadiyah Sapen.
Baca Juga: Menantang Korea Selatan, Makram Daboub Sebut Palestina Memiliki Ambisi Yang Sangat Besar
"Program supervisi guru tujuannya untuk melihat kinerja kinerja tenaga pendidik."
"Baik dalam pengelolaan kelas maupun teknik pembelajaran," kata Kabag Humas SD Sapen Ilman Soleh.
Sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan, dari temuan yang ada di lapangan.
Sehingga mendukung langkah sekolah dalam rangka penyempurnaan pengajaran.
"Supervisi pada umumnya dilakukan oleh kepala sekolah terhadap guru."
"Tetapi karena pertimbangan banyaknya jumlah siswa, kepala sekolah membentuk tim supervisi," jelasnya. (gun)