Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Partai Ummat Konsolidasi Nasional di Sleman, Targetkan Menang Pemilu 2029 dan Gunakan Teknologi AI

Heru Pratomo • Minggu, 3 Mei 2026 | 19:29 WIB
Partai Ummat sukses menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) di Hotel Rich, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berlangsung pada 2-3 Mei 2026
Partai Ummat sukses menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) di Hotel Rich, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berlangsung pada 2-3 Mei 2026
 
 
SLEMAN – Partai Ummat sukses menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) di Hotel Rich, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berlangsung pada 2-3 Mei 2026. Mengangkat tema “Silaturahim Akbar, Milad Ke-5, dan Konsolidasi Menuju Kemenangan Pemilu 2029”, agenda ini menjadi momentum penguatan struktural dan moral ribuan kader dari seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat, Taufik Hidayat, menjelaskan, Munas ini menghasilkan sejumlah poin strategis untuk memperkuat posisi partai di kancah politik nasional. “Pertama pemanfaatan AI, partai akan mengoptimalkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung tugas-tugas pemenangan pemilu secara konstitusional,” jelasnya Minggi (3/5).

Kemudian bebas dualisme, karena engurus telah menerima SK Pengesahan Kepengurusan DPP Periode 2025-2030 dari Kementerian Hukum, yang menegaskan tidak adanya dualisme dalam tubuh partai.

Baca Juga: Dipastikan Bertemu PSS Sleman Dalam Perebutan Juara, Pembina Garudayaksa FC,: Final Idaman!

“Kami juga akan totalitas di 2029. Seluruh kader sepakat bergerak dengan totalitas penuh untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2029,” tegasnya.

Untuk prinsip perjuangan, partai berkomitmen tetap konsisten melawan kezaliman dan menegakkan keadilan demi mewujudkan Indonesia yang Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur.

Sedang dalam pidato politiknya, Ketua Umum DPP Partai Ummat Ridho Rahmadi menyerukan gerakan reformasi total yang mencakup tiga pilar utama. Yaitu reformasi ekonomi dengan elakukan redistribusi kesejahteraan agar tidak hanya mengalir pada kelompok kaya saja.

Baca Juga: Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Jogja Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Wisatawan Yang akan ke Jeron Beteng

Kemudian reformasi politik, yaitu enjamin kebebasan berpendapat, kebebasan pers, dan memastikan rakyat bebas dari rasa takut dan reformasi hukum dengan menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu terhadap jabatan maupun latar belakang keluarga.

"Jangan takut dengan rekayasa manusia. Kader Partai Ummat harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya karena kekuasaan dan kejayaan itu dipergilirkan oleh Allah," tegas Ridho.

Ketua Majelis Syura Partai Ummat, HM Amien Rais, dalam "Tausiyah Kebangsaan"-nya mendorong pemerintah untuk memegang teguh demokrasi politik dan ekonomi. Ia menyoroti fenomena merosotnya jumlah kelas menengah serta dominasi oligarki dalam sektor pertambangan.

Baca Juga: PSS Sleman Resmi Naik Kasta ke Liga 1, Ini Tanggapan DPRD Sleman untuk Super Elja

Selain itu, tokoh Reformasi ini mendorong pemerintah untuk benar-benar memegang teguh demokrasi politik dan demokrasi ekonomi, menegakkan hukum yang adil, menjamin keamanan nasional, dan membuat pertahanan nasional berwibawa dan memiliki kemampuan militer yang setara dengan negara-negara besar.

Menurutnya, optimisme itu masih terbentur dengan berbagai kenyataan. Antara lain, merosotnya jumlah kelas menengah. Dari 57,3 juta apada 2019 menjadi 47,85 juta orang pada 2024. “Tentu ini menjadi agenda penting buat pemerintahan Pak Prabowo,” ujarnya.  

Amien Rais juga menitipkan harapan besar kepada Presiden Prabowo untuk menjalankan Pasal 33 UUD 1945 secara murni.

Baca Juga: Dipastikan Bertemu PSS Sleman Dalam Perebutan Juara, Pembina Garudayaksa FC,: Final Idaman!

"Semoga Presiden Prabowo membawa Indonesia yang benar-benar merdeka, di mana kekayaan alam digunakan sepenuhnya untuk kemakmuran bangsa sendiri," ujar tokoh reformasi tersebut.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional seperti MS Kaban, KH Cholil Ridwan, Ustad Idrus Sambo, dan Ustad Farid Okbah. Selain itu, diagendakan orasi kebangsaan dari tokoh-tokoh seperti Gatot Nurmantyo, Din Syamsuddin, Refly Harun, dan Chusnul Mariyah.

Munas Partai Ummat akan ditutup pada Minggu (3/5) dengan pengukuhan pengurus, pembacaan ikrar kader, serta pernyataan sikap resmi dari Majelis Syura dan DPP.

 

Editor : Heru Pratomo
#hm amien rais #hotel rich #Partai Ummat #Ridho Rahmadi #Presiden Prabowo