PURWOREJO - Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi menegaskan stabilitas politik menjadi instrumen penting dalam mendukung berjalannya roda pemerintahan. Hal ini disampaikan saat perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Purworejo, Rabu (24/9) siang.
Dion menyatakan, terciptanya iklim politik yang kondusif akan membawa dampak terhadap efektivitas program dan kegiatan pembangunan. Menurutnya dia, tanpa stabilitas politik kebijakan pemerintah akan terganggu. Ujungnya masyarakat terkena dampak langsung atas kondisi tersebut.
"Dari kami, tentu memberi perhatian agar bagaimana menjaga stabilitas politik," ungkap Dion.
Politikus PDIP itu mengatakan, dalam menjalankan roda pemerintahan dibutuhkan sinergi antara eksekutif, legislatif serta unsur masyarakat. Termasuk partai politik (parpol) sebagai bagian dalam mengawal nilai-nilai demokrasi. Dia yakin, dengan terciptanya stabilitas politik pemerintah akan lebih fokus menjabarkan visi dan misi pembangunan daerah.
Stabilitas politik, kata Dion, sebagai salah satu kunci mewujudkan pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur hingga optimalisasi pelayanan publik. Dia berharap stabilitas politik di Purworejo akan terus terjaga dengan keterlibatan aktif parpol yang selama ini terbangun harmonis.
"Parpol ini mitra strategis pemerintahan. Kalau stabilitas politik tidak terjaga, maka pemerintah tidak bisa berjalan dengan baik," tergasnya.
Pada pertemuan itu, Dion sangat mengapresiasi kontribusi Partai Golkar yang selama ini aktif mengawal program pembangunan daerah. Dia juga meminta agar Partai Golkar menjadi mitra strategis pemerintah daerah. "Saya berterimakasih, bahwa selama ini Golkar sudah berhasil menggodok kader. Tentu ini aset berharga di Purworejo," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Purworejo Yuli Hastuti mengatakan, Musda punya arti penting dan strategis untuk ajang evaluasi serta menyatukan soliditas. Forum tersebut juga sebagai kesempatan untuk merumuskan program kerja Partai Golkar ke depan.
Yuli berpesan, kader Partai Golkar perlu merapatkan barisan untuk menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, dinamika parpol akan semakin kompleks. Selain itu parpol juga dihadapkan tantangan yang terus berkembang, sehingga dituntut hadir sebagai partai modern yang mampu menjawab kebutuhan zaman. "Prestasi politik harus dijaga dan dikawal untuk melangkah ke depan. Berjalan nyata untuk rakyat," bebernya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo