BANTUL - Partai Gerindra Bantul semakin gencar menjodohkan Aris Suharyanta dengan Abdul Halim Muslih dalam Pilkada Bantul 2024.
Itu karena komunikasi Gerindra dengan PKB untuk menjadi pasangan calon (Paslon) Cabup-Cawabup Bantul berjalan mulus.
Kondisi itu ditambah kerenggangan hubungan antara Halim dengan Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo yang mendampinginya pada Pilkada 2020 silam.
Pisah jalan Paslon Halim-Joko semakin santer sehingga itu menjadi keuntungan sendiri bagi Gerindra.
"Sekarang kami sedang menjalin komunikasi dengan PKB, harapannya nanti calon kami (Aris, Red) dapat berdampingan bersama Pak Halim," tegas Ketua Gerindra Bantul Datin Wisnu Pranyoto, Jumat (21/6/2024).
Partai berlogo kepala garuda itu mendorong Aris mendampingi Halim. Sehingga Halim-Aris untuk Pilkada Bantul 2024 dapat terealisasi.
Pihaknya masih menunggu surat menunggu surat tugas yang diturunkan Gerindra untuk Aris. Rencananya 1 Juli 2024 nanti surat tersebut sudah ke luar.
Setelah itu, tinggal menunggu rekomendasi dari dewan pimpinan pusat (DPP) Gerindra turun.
Menurutnya, Gerindra Bantul hanya bertugas mencari koalisi dan Paslon yang akan didukung.
"Penentunya tetap dari DPP Gerindra akan memberi persetujuan bagaimana," lanjutnya.
Diketahui, pendaftaran Paslon Cabup-Cawabup Bantul 2024 baru akan dimulai pada akhir Agustus mendatang.
Diperkirakan awal Agustus rekomendasi turun dari DPP Gerindra.
Datin menegaskan, pemasangan Aris mendampingi Halim di Pilkada Bantul 2024 bukan upaya menikung Joko Purnomo yang selama ini menjadi Wabupnya.
Menurutnya, itu hal biasa dalam dunia politik karena semuanya serba dinamis.
"Tidak menikung lah, memang kondisi politiknya saat ini seperti itu, dalam politik itu kan kami semua berharap terjadi pasangan," tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Bantul Subhan Nawawi saat dikonfirmasi membenarkan komunikasi dengan Gerindra terus dilakukan.
Bahkan, tidak hanya dengan Gerindra, komunikasi dengan partai lain pun juga dibangun.
Seperti halnya dengan partai Golkar dan PDI Perjuangan.
Subhan mengatakan, sampai sekarang belum dapat diputuskan sosok yang akan mendampingi Halim.
Pihaknya enggan gegabah dan akan merapatkan secara internal terlebih dahulu.
"Agenda rapat akan dilakukan pada pekan ini. Kami rapat internal dulu yang melamar Pak Halim untuk posisi wakil akan kami godok dulu," tuturnya.
Pihaknya telah mengantongi beberapa nama yang ingin mendampingi Halim.
Namun Subhan enggan membeberkan siapakah nama-nama tersebut. (rul)
Editor : Meitika Candra Lantiva