Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

DPK di Purworejo rerata Pensiunan TNI dan Polri

Jihan Aron Vahera • Jumat, 29 Desember 2023 | 15:25 WIB
Ilustrasi Pemilu 2024. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
Ilustrasi Pemilu 2024. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

RADAR JOGJA - Daftar pemilih khusus (DPK) hanya diberi kesempatan mencoblos saat pencoblosan selama satu jam. Yaitu, hanya dapat mencoblos dari pukul 12.00 sampai 13.00 saja.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo Jarot Sarwosambodo mengatakan, DPK adalah masyarakat yang memiliki hak pilih tetapi belum tercantum di daftar pemilih tetap (DPT). "Biasanya, kasus DPK ini adalah pensiunan TNI dan Polri," ujarnya Kamis (28/12).

Diketahui, anggota TNI dan Polri tidak boleh secara langsung terlibat dalam politik praktis. Terutama, tidak boleh ikut memilih saat pemilu dan harus netral. Setelah pensiun, KTP akan berubah menjadi pensiunan sehingga bisa menggunakan suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) sesuai alamat yang tertera di KTP.

Namun, kata Jarot, mereka hanya dilayani mulai pukul 12.00 sampai pukul 13.00 saja. "Berbeda dengan DPTb (daftar pemilih tambahan), mereka sejak pagi sudah bisa mencoblos," terangnya.

Dijelaskan, DPTb adalah masyarakat yang memiliki hak pilih dan sudah tercatat di DPT sebuah TPS. Namun, yang bersangkutan tidak bisa mencoblos di TPS asal karena alasan tertentu. Misalnya, karena sakit, bekerja, pendidikan, di tahanan, pindah domisili dan sebagiannya. Sehingga, yang bersangkutan tidak bisa mencoblos di TPS asal dan itu bisa diproses dan dilayani di TPS yang dituju.

Dia mengungkapkan, DPTb karena alasan pindah domisili bisa segera mengurus pindah memilih melalui PPS setempat. Pemilih yang pindah kemudian akan diberikan formulir yang harus diisi.

Sementara, KPU Kabupaten Purworejo telah mensimulasikan hal tersebut pada Rabu (27/12) di TPS 1 Desa Sengkil Wetan, Kecamatan Ngombol, Purworejo. Yakni, simulasi Pemilu 2024 menghadirkan DPT, DPTb, DPK, dan pemilih penyandang disabilitas netra, rungu wicara, dan pengguna kursi roda. (han/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Komisi Pemilihan Umum (KPU) #Pensiunan TNI dan Polri dapat memilih #DPK #daftar pemilih #Daftar Pemilih Tetap (DPT)