RADAR JOGJA - Sebagai salah satu upaya menjaga kondusivitas Pemilu 2024 di DIJ, hari ini akan digelar deklarasi Pemilu damai di Bangsal Kepatihan. Ratusan orang dari lintas sektor akan menandatangani komitmen bersama. Di antaranya ada dari Pemprov, Polda, KPU, Bawaslu, dan Perguruan Tinggi.
Juga mengundang organisasi masyarakat (ormas), partai politik (parpol) peserta pemilu, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) serta turut mengundag ketiga tim sukses dari tiga calon presiden dan wakil presiden.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DIJ Dewo Isnu Broto Imam Santoso mengatakan, ini untuk menjalankan sebagaimana amanat Undang-undang Pemilu 2024 agar berjalan Langsung Umum Bebas dan Rahasia (Luber) serta akuntabel. "Berdasar pemikiran itu kami ingin di DIJ pemilu berjalan dengan tetap mampu menjaga kondusivitas DIJ yang terkenal dengan kenyamanan dan keamanannya," katanya, kemarin (20/11).
Direncanakan, deklarasi damai pemilu disimboliskan dengan menandatangani komitmen bersama dari masing-masing perwakilan partai. "Komitmen isinya bahwa peserta pemilu sepakat menjaga kondusivitas keamanan di Jogjakarta," jelasnya.
Setelah acara deklarasi juga akan dilepas kirab peserta pemilu oleh Gubernur DIJ Hamengku Buwono X. Di awali dari Kompleks Kepatihan menuju Jalan Malioboro dan berakhir di Titik Nol Kilometer. "Kemudian dilanjutkan diskusi di tirik nol tentang kepemiluan," terangnya.
Menurutnya, sejauh ini di wilayah Jogjakarta tidak ada isu rawan yang terjadi seperti benturan antarwarga. Hanya, DIJ memiliki pekerjaan rumah (PR) untuk memfasilitasi mahasiswa yang sedang berkuliah di wilayah DIJ. Terlebih mereka bukan ber-KTP Jogjakarta. "Kami harus memfasilitasi kepada mereka untuk dapat menggunakan hak pilihnya. Ini sudah kita fasilitasi nanti beberapa TPS akan melayani TPS-TPS yang terdekat dengan mahasiswa," tambahnya. (wia/din)
Editor : Satria Pradika