SLEMAN – Departemen Pendidikan IPA, Fakultas Matematikadan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bekerja sama dengan Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA Kabupaten Sleman menyelenggarakan Workshop Penguatan Kompetensi Guru IPA di SMP Negeri 4 Pakem, Sleman, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “New Framework PISA 2025 dan Teknologi Digital dalam Pendidikan IPA” tersebut diikuti oleh 57 guru IPA SMP anggota MGMP IPA Kabupaten Sleman. Workshop bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran dan asesmen yang selarasdengan kerangka PISA 2025 serta memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran IPA.
Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan timdosen Departemen Pendidikan IPA FMIPA UNY, Dr. Maryati, S.Si., M.Si.; Ketua MGMP IPA Kabupaten Sleman, Megeng Anung Wasana, S.Si.; dan Kepala SMP Negeri 4 Pakem, C. Cahayaningsih, M.Pd. Dalam sambutannya, para perwakilan menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan komunitas guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Baca Juga: Gangster di Kebumen Lempar Bom Molotov dan Jarah Paket, Empat Pemuda Diringkus Polisi
Materi pertama disampaikan oleh Dr. Didik Setyawarno mengenai “New Framework PISA 2025 sebagai Landasan dalam Pembelajaran dan Asesmen IPA”. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pembelajaran yang menekankan literasi sains, kemampuan bernalar, menafsirkan data, dan memecahkan masalah kontekstual. Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. Rizki Arumning Tyas mengenai “Sumber Belajar IPA Berbasis Online”. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan berbagai sumber belajar digital, termasuk platform Learn 4 Science yang menyediakan modul ajar, materi, aktivitas peserta didik, referensi, dan konten berbasis potensi lokal atau etnosains.
Widodo Setiyo Wibowo, M.Pd. kemudian menyampaikan materi“Media Digital dalam Pembelajaran IPA”. Sesi tersebut membahas strategi pemanfaatan media digital untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik, memvisualisasikan konsep abstrak, dan menghadirkan pembelajaran IPA yang lebih menarik.
Workshop dilanjutkan dengan diskusi dan penugasan praktik. Peserta diminta menyusun bahan ajar digital IPA yang kontekstual, interaktif, dan terintegrasi dengan potensi lokal agar dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah.
Melalui kegiatan ini, Departemen Pendidikan IPA FMIPA UNY berharap kerja sama dengan MGMP IPA Kabupaten Sleman terus berkembang melalui pelatihan, pendampingan, dan berbagi praktik baik. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan guru dalam menerapkan pembelajaran IPA berbasis literasi sains dan teknologi digital.
Editor : Bahana.