Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penggunaan AI di Dunia Pendidikan, Membantu Proses Belajar Namun Tetap Perlu Pengawasan

Seli Sulistiani • Jumat, 10 Juli 2026 | 05:28 WIB
AI Image Generator
AI Image Generator

 SEIRING berkembangnya zaman, penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin banyak diterapkan di berbagai bidang, termasuk dunia pendidikan. Saat ini, banyak sekolah mulai memanfaatkan AI sebagai pendukung proses belajar mengajar untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah dan efektif.

AI dimanfaatkan melalui berbagai fitur, seperti kuis interaktif, tutor virtual, chatbot pembelajaran, hingga penyajian materi yang dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa. Teknologi ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal dan meningkatkan pemahaman peserta didik.

Tidak hanya membantu siswa, AI juga memberikan manfaat bagi tenaga pendidik. Guru dapat memanfaatkan AI untuk meringankan pekerjaan administratif, seperti menyusun soal, membuat materi pembelajaran, hingga menilai tugas secara otomatis. Bahkan, materi mengenai AI kini mulai diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan di Indonesia sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.

Baca Juga: Kerap Terbentur Mahalnya Biaya Seragam Sekolah Reguler, Penjual Nasi di Sentolo Ikhlas Putrinya Masuk Sekolah Rakyat

Meski menawarkan berbagai kemudahan, penggunaan AI juga memiliki sejumlah tantangan. Informasi yang dihasilkan AI tidak selalu akurat sehingga tetap perlu diverifikasi. Selain itu, penggunaan AI tanpa pengawasan berpotensi memicu kecurangan akademik, seperti mengerjakan tugas secara instan tanpa memahami materi yang dipelajari.

Oleh karena itu, penggunaan AI di lingkungan pendidikan perlu diimbangi dengan pendampingan dan edukasi dari guru. Siswa harus diberikan pemahaman mengenai etika penggunaan AI agar teknologi tersebut dimanfaatkan sebagai alat bantu belajar, bukan sebagai pengganti proses berpikir.

Penggunaan AI dalam dunia pendidikan ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi dan menghadirkan pembelajaran yang lebih personal. Namun, di sisi lain, ketergantungan terhadap AI dapat mengurangi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta keterampilan memecahkan masalah apabila tidak digunakan secara bijak. Karena itu, keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan kemampuan berpikir mandiri menjadi kunci agar AI benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan. 

Seli Sulistiani

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Bantuan AI #artificial intelligence #Pendidikan #kecerdasan buatan #artificial