Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kunjungi SMPN 13 Jogja, Pemain Timnas Futsal Indonesia Beberkan Kunci Sukses Tembus Level Nasional

Fahmi Fahriza • Senin, 15 Juni 2026 | 19:47 WIB
Pemain Timnas Futsal sekaligus Cosmo JNE melakukan coaching clinic di SMPN 13 Jogja. Fahmi Fahriza/Radar Jogja 
Pemain Timnas Futsal sekaligus Cosmo JNE melakukan coaching clinic di SMPN 13 Jogja. Fahmi Fahriza/Radar Jogja 

JOGJA - SMPN 13 Jogja menghadirkan pemain Timnas Futsal Indonesia sekaligus pemain klub Cosmo JNE dalam kegiatan coaching clinic yang digelar di hall sekolah, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk memperkuat pembinaan atlet muda sekaligus memberikan motivasi kepada siswa-siswi Kelas Khusus Olahraga (KKO).

Dalam kegiatan itu hadir pemain Timnas Futsal Indonesia Roby Hilman, kiper Cosmo JNE Rizki Afsana, serta pelatih futsal Hajarul Susanto. Para siswa mendapatkan materi teori, sesi berbagi pengalaman, hingga praktik langsung mengenai teknik dan strategi permainan futsal.

Hajarul yang sudah memilki berbagai pengalaman melatih dalam kancah futsal nasional menilai, bahwa usia SMP merupakan fase penting dalam pembentukan karakter sekaligus penentuan arah pengembangan bakat olahraga seorang atlet.

Baca Juga: Serukan Kritik ke Pemerintah, Ratusan Mahasiswa UII Long March dari Malioboro ke Titik Nol: Tuntut Harga BBM Turun, Hentikan MBG

"Sejak dini memang perlu diarahkan. Termasuk di SMPN 13 ini yang dekat dengan sekolah olahraga. Usia mereka ini baru mulai dan sangat bisa diarahkan karena masih mencari jati diri soal olahraga yang bisa diseriusi," ujarnya.

Dalam coaching clinic tersebut, Hajarul memberikan materi mengenai sistematika permainan, mulai dari set play, pola bertahan, hingga skema menyerang. Namun menurutnya, komunikasi antarpemain menjadi faktor penting yang kerap luput dari perhatian atlet muda.

"Latihan soal sistematika bermain dan teknik itu penting. Tapi yang juga sangat penting itu komunikasi antar pemain di lapangan. Itu aspek kunci yang jarang diingat," katanya.

Baca Juga: Kecewa! Demo Mahasiswa Tak Ditemui Bupati di Kebumen, Sebut Dua Program Dinilai Bobrok

Usai pemaparan materi, para peserta diajak mempraktikkan sejumlah pola permainan yang diperagakan langsung oleh para pelatih dan pemain profesional. Suasana berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab serta simulasi permainan di lapangan.

Pemain Timnas Futsal Indonesia Roby Hilman, turut membagikan kisah perjalanannya meniti karier hingga mampu menembus level nasional. Ia mengaku mulai serius menekuni futsal saat duduk di bangku SMP.

"Saya mulai menekuni futsal sejak usia belasan. Awalnya saya juga bermain sepak bola. Ketika masuk SMP saya mulai fokus futsal. Lalu waktu SMA, lanjut kuliah, dan sekarang semakin serius di cabang futsal," ungkapnya.

Baca Juga: Tak Memenuhi IPAL, Delapan SPPG di Kulon Progo Ditutup Sementara

Sementara itu, kiper Cosmo JNE Rizki Afsana mengingatkan para siswa bahwa prestasi tidak bisa diraih secara instan. Menurutnya, disiplin dan konsistensi menjadi fondasi utama dalam perjalanan seorang atlet.

"Kita harus disiplin, jaga attitude, konsistensi, kerja keras, dan jangan pernah menyerah. Ketika gagal jangan patah semangat. Itu awal dan tempat kita tumbuh untuk meraih prestasi-prestasi lain yang lebih maksimal," tutur Rizki.

Di sisi lain, Kepala Sekolah SMPN 13 Jogja Abdurrahman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk menghadirkan figur-figur inspiratif dari dunia olahraga ke lingkungan sekolah. 

Baca Juga: Bupati Sleman Bertemu Bos PSS Sleman di Jakarta, Training Ground Bintang 5 PSS Sleman Segera Terealisasi?

Menurutnya, kehadiran para atlet profesional dapat menjadi pemantik semangat bagi para siswa yang tengah meniti jalur prestasi olahraga.

"Kami berharap kalau ada event-event nasional, terutama olahraga, mereka bisa menyambangi SMPN 13. Ini bentuk motivasi karena kami ingin membina atlet-atlet muda agar punya semangat dan cita-cita menjadi atlet profesional," katanya.

Abdurrahman menjelaskan, sekolah secara aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak setiap kali terdapat agenda olahraga nasional yang berlangsung di Jogja. 

Baca Juga: Ini Respons Gubernur DIY Hamengku Buwono X di Tengah Kenaikan Harga BBM, Imbau Masyarakat Begini

Termasuk untuk coaching clinic kali ini, pihak sekolah mengajukan permohonan sekitar empat hari sebelum kegiatan berlangsung setelah mengetahui adanya turnamen futsal nasional di Kota Jogja.

Ia menambahkan minat masyarakat terhadap Kelas Khusus Olahraga SMPN 13 terus meningkat. 

"Pada penerimaan peserta didik tahun ini, sebanyak 183 siswa mendaftar untuk memperebutkan 64 kursi yang tersedia," ulasnya.

Baca Juga: Sasar Jalan Kenari, Pemkot Jogja Tata Lagi Kabel Semrawut: Targetkan Gedung Pemerintahan Jadi Contoh Kebersihan Sampah Visual

Menurutnya, proses seleksi dilakukan secara ketat melalui tahapan administrasi, wawancara, hingga tes keberbakatan yang melibatkan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Saat ini SMPN 13 Jogja tercatat membina sekitar 15 cabang olahraga, baik individu maupun beregu. Melalui berbagai program pembinaan dan kegiatan motivasi seperti coaching clinic, sekolah berharap mampu melahirkan atlet-atlet muda yang berprestasi dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

"Kami ingin siswa punya semangat dan keyakinan bahwa dari olahraga mereka bisa meraih prestasi dan masa depan yang baik. Karena dari semangat itu nanti akan lahir atlet-atlet hebat," pungkas Abdurrahman. (iza)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#pemain klub Cosmo JNE #pembinaan atlet muda #timnas futsal indonesia #SMPN 13 Jogja #kelas khusus olahraga