Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Resmikan Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga, Menag: Akan Lahir Dokter Peduli Aspek Spiritual dan Psikologis Pasien

Iwan Nurwanto • Kamis, 4 Juni 2026 | 21:10 WIB
RESMI: Menteri Agama Nasaruddin Umar saat meresmikan Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga pada Kamis (4/6/2026). IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA
RESMI: Menteri Agama Nasaruddin Umar saat meresmikan Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga pada Kamis (4/6/2026). IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA

JOGJA - Menteri Agama Nasaruddin Umar meresmikan Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga pada Kamis (4/6/2026). Dalam kesempatan itu, Menag ingin kehadiran fakultas baru tersebut dapat menckptakan sejarah dalam pendidikan tinggi Islam yang komprehensif dan berdaya saing global.

Nasaruddin mengatakan, hadirnya fakultas kedokteran di UIN Sunan Kalijaga diharapkan mampu memadukan bahasa medis dengan kekuatan spiritual. Kombinasi tersebut diyakini akan memberikan dampak penyembuhan yang lebih baik. Sebab pasien tidak hanya pulih secara fisik, namun juga secara kejiwaan dan spiritualitasnya.

"Kehadiran Fakultas Kedokteran ini tentu akan melahirkan dokter Islami. Dokter yang tidak hanya mengandalkan pendekatan fisioterapi atau fisiologi semata, tetapi juga memperhatikan aspek spiritual dan psikologis pasien," ujarnya di sela peresmian.

Baca Juga: Gubernur DIY HB X Buka Peluang Adisutjipto Dioptimalkan Layani Penerbangan Komersial tanpa Menggeser Peran YIA

Menurutnya, pembangunan fakultas kedokteran tersebut juga sejalan dengan visi prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Baik lahir maupun batin. Termasuk didalamnya penanganan stunting.

Nasaruddin menyebut, stunting merupakan ancaman serius yang membatasi pertumbuhan otak, tulang, dan otot anak. Dia ingin, hadirnya fakultas kedokteran di UIN Sunan Kalijaga bisa membuat masyarakat semakin sadar akan arti penting sebuah kesehatan. 

“Ini adalah upaya kita mencetak manusia masa depan yang dicari oleh umat dan bangsa," tuturnya.

Baca Juga: Godok Raperda RPPLH 2025–2056, DPRD Kota Jogja Dorong Sinkronisasi Aturan Kendaraan Bebas Emisi di Kawasan Sumbu Filosofi

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga Noorhaidi Hasan menyampaikan bahwa program studi (prodi) ilmu kedokteran dan prodi profesi dokter tidak hanya berkembang sebagai pusat pendidikan dan penelitian. Namun juga wadah bagi universitas untuk mengabdi kepada masyarakat.

Hasan berkomitmen untuk mengutamakan beberapa aspek. Seperti tata kelola yang profesional, menyiapkan tenaga pengajar yang kompeten, hingga menerapkan kurikulum yang inovatif. Supaya dapat menjawab tantangan kebutuhan masyarakat Indonesia di era modern.

"Kami berharap ikhtiar ini menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat, serta memberikan manfaat yang luas bagi bangsa, negara, dan kemanusiaan,"  tandas Hasan. (inu)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#pendidikan tinggi Islam #UIN Sunan Kalijaga #fakultas kedokteran #psikologis #Menteri Agama Nasaruddin Umar