KEBUMEN - Wakil Ketua DPRD Kebumen Solatun mendukung penuh wacana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Buayan, Kecamatan Buayan. Program skala prioritas pemerintah pusat ini dinilai akan menjadi instrumen penting terhadap aksesibilitas pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Solatun menaruh harapan besar hadirnya SR dapat membawa manfaat nyata bagi masyarajat Kebumen. Terutama bagi mereka kelompok masyarakat rentan. SR juga diharapkan menjadi solusi agar tidak ada lagi pelajar putus sekolah.
"Ini kebijakan nasional, daerah perlu selaras dengan program pemerintah di atas," ujarnya, , kepada Radar Jogja, Selasa (12/8).
Solatun bersyukur karena Kabupaten Kebumen mendapat perhatian dan kepercayaan dari pemerintah pusat untuk pendirian SR. Menurutnya, konsep pembangunan SR sudah tepat.
Sebab program pendidikan berasrama gratis ini tidak hanya berfokus pada konteks akademik, tetapi juga pengembangan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja.
"Kami sangat senang mendapat kabar rencana sekokah rakyat yang menjadi inisiasi Kementerian Sosial," ucapnya
Dia meminta agar pemerintah daerah segera mempersiapkan diri untuk pendirian sekolah rakyat. Dijelaskan, kehadiran SR di Kebumen dilakukan berdasar hasil koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
"Saya minta jaga kepercayaan ini, karena memang Kebumen menjadi salah satu lokus," bebernya.
Sebelumnya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani didampingi Wakil Bupati Zaeni Miftah telah bertemu Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Pertemuan ini untuk membahas rencana pendirian SR rintisan di Kebumen.
Baca Juga: Nyunggi Tampah sambil Ngempit Balon, Meriahnya Berbagai Lomba Pitulasan di Pasar Beringharjo Jogja
Rencananya, Kemensos bakal meluncurkan 200 titik SR di berbagai wilayah, salah satunya Kebumen.
Program SR ini dinilai sebagai akselerasi untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendekatan dunia pendidikan dan pemberdayaan. "Ya, sekolah rakyat sedang dibahas," kata Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo