KEBUMEN - Bergulirnya program makan bergizi gratis (MBG) dikeluhkan siswa di SMPN 1 Kebumen. Mereka sempat mencium aroma tak sedap saat menerima paket makanan dari dapur sehat MBG.
"Kayak bau busuk menyengat gitu, teman saya ada sempat mual juga," jelas siswa kelas IX SMPN 1 Kebumen yang namanya tak ingin dikorankan Sabtu (17/5).
Dia menyebut, paket makan MBG saat diterima dalam kondisi utuh. Hidangan lauk, nasi dan sayur terlihat seperti biasa. Namun paket makanan mengeluarkan aroma tak sedap.
Ia mengungkapkan, aroma tak sedap bukan bersumber dari makanan. Melainkan dari wadah yang digunakan untuk menu MBG. Sebab ketika dicicipi, menu yang disajikan masih layak makan. "Bukan dari makanan, tapi tempat yang pakai stainless itu lho. Gak tau, apa nyucinya kurang bersih atau bagaimana," ungkapnya.
Aroma tak sedap yang dirasakan ini diakui membuat sebagian siswa tak nafsu makan. Kendati begitu, mereka tetap menyantap sajian menu MBG yang telah disediakan. "Tampilannya sih biasa. Tapi pas dibuka bau," timpal siswa lain.
Kepala SMPN 1 Kebumen Abdul Syukur menyatakan, sejauh ini belum ada laporan terkait program MBG beraroma tak sedap yang dirasakan siswa. Kendati begitu, dia memastikan setiap pelaksanaan MBG di sekolahnya telah melalui uji secara bertahap. "Karena keterbatasan, saya belum terima laporan. Mungkin ada ya, karena tidak dicek satu per satu," ucapnya.
Sejauh ini, kata Syukur, pihak sekolah selalu menerapkan standar prosedur sebelum menu MBG diterima siswa. Antara lain melalui uji sampling untuk menilai kesesuaian dan kelayakan menu MBG.
Dia juga telah meminta siswa agar tidak takut melaporkan jika terdapat keluhan terkait menu MBG. "Sudah saya sampaikan ke anak. Tidak usah takut, kalau memang tidak berkenan, tulis saja di kertas. Itu akan jadi evaluasi," bebernya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita