Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika Fakultas MIPA UNYGagas Virtual Laboratorium untuk Belajar Sains

Fahmi Fahriza • Jumat, 31 Mei 2024 | 16:10 WIB

 

Segenap mahasiswa FMIPA UNY yang menggagas virtual laboratorium dan diperuntukkan untuk memudahkan pembelajaran sains bagi siswa SMP.
Segenap mahasiswa FMIPA UNY yang menggagas virtual laboratorium dan diperuntukkan untuk memudahkan pembelajaran sains bagi siswa SMP.


RADAR JOGJA - Empat mahasiswa prodi Pendidikan Fisika Fakultas MIPA UNY menggagas virtual laboratorium elektrik guna meningkatkan keterampilan proses belajar sains peserta didik jenjang SMP.


Mereka adalah Taufiq Bayu Nur Rahmat, Cahyaningrum Solehati, Saadah Vidaroini, dan Salwa Talitha Zabrina. Bayu mengatakan, praktikum dengan virtual laboratorium akan membuat materi yang disampaikan lebih menarik, dan mudah diterima. "Virtual lab ini berbasis Scratch dan bisa digunakan di mana saja, bisa diakses melalui smartphone atau laptop," katanya, Kamis (30/5).


Pembelajaran dengan virtual lab tersebut jadi salah satu penerapan program merdeka belajar yang akan mempermudah proses belajar peserta didik pada materi listrik dinamis. Oleh sebab itu, pembelajaran seputar listrik dinamis dapat meningkatkan keterampilan proses sains para siswa.


Cahyaningrum menambahkan, dalam proses pembelajaran fisika, secara umum listrik dinamis. Termasuk dalam materi yang sulit dipahami oleh peserta didik.


Dengan adanya media bantu interaktif tersebut, diharapkan bisa mempermudah pemahaman pokok bahasan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. "Virtual lab berfungsi menjelaskan materi abstrak, pembelajaran jadi lebih bermakna dengan pengalaman langsung lewat gejala yang sedang dipelajari," sebutnya.


Ia meyakini, inovasi tersebut akan lebih relevan bila dibandingkan metodepembelajaran dengan konsep konvensional. Seperti ceramah atau tanya jawab. "Dapat menumbuhkan keterampilan proses sains siswa, pada pembelajaran soal arus listrik, aliran elektron, serta hukum-hukum di dalamnya," lontarnya.


Disebutkan, pengembangan penelitian ini memakai 4D model yang mencakup 4 tahapan yakni define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan tahap disseminate (penyebarluasan). "Inovasi ini memanfaatkan platform Scratch untuk mengintegrasikan materi yang ada," terangnya. (iza/pra)

Editor : Satria Pradika
#fisika #Pendidikan #UNY #virtual