RADAR JOGJA - Segenap orang tua siswa dari Olifant School yang tergabung dalam parents community bersinergi dan berkolaborasi dalam menjalankan agenda bertajuk CommUNITY Fest. Agenda tersebut secara konsep ditujukkan untuk mewadahi bakat dan potensi para siswa dari Olifant School.
Head of Creative and Program Development Olifant School Mariana Hastuti mengatakan, ide awal agenda tersebut datang pada saat pandemi melanda, tentang keresahan para orangtua atas terbatasnya ruang lingkup anak dalam mengeksplorasi dan menyalurkan minat bakatnya dalam lingkup sosial.
"Idenya pas pandemi, lalu berjalan sampai sekarang ini dan mengusung value kami, unity in diversity," katanya, Sabtu (9/12).
Maria menyebut bahwa CommUNITY Fest dinilainya penting untuk mewadahi potensi dan bakat anak, selain itu para partisipan juga tidak hanya dari siswa Olifant School, namun juga melibatkan anak-anak dari sekolah lainnya secara umum. "Kami ada program Arts and Creative Talents (ACT), itu malah pesertanya banyak dari publik," sambungnya.
Dalam program ACT tersebut anak-anak menampilkan beragam bakat mereka mulai dari menyanyi, menari baik secara individu maupun kelompok, hingga mendalang. Tak hanya gelaran seni dan budaya, CommUNITY Fest juga menghadirkan segenap agenda lain seperti bazzar hingga cosplay competition. "Kami ingin siswa dari semua jenjang usia ikut terlibat," jelas Maria.
Sementara itu, salah seorang perwakilan parents community Indrawati mengungkapkan bahwa secara konsep para orangtua siswa memang saling berjejaring dalam struktur organisasi.
Indrawati sendiri turut mengapresiasi adanya parents community, karena secara umum bisa menjadi penyambung lidah antara pihak sekolah dan para orangtua murid lainnya.
"Kami para orangtua berjejaring, jadi memudahkan koordinasi termasuk dalam agenda ini," sebutnya.
Sebagai orangtua, ia juga menilai bahwa agenda yang dijalankan tersebut bisa mengasah dan mengembangkan potensi para siswa.
"Ini penting untuk anak-anak, membantu mereka untuk tampil, bersosialisasi hingga berorganisasi," tuturnya.
Salah seorang siswa Olifant School yang juga terlibat dalam kepanitiaan Ignasia Roseline Nirwasita berharap, bahwa agenda tersebut bisa terus dilakukan secara konsisten ke depannya, ia mengaku banyak mendapat manfaat dari agenda yang dilakukan.
"Banyak benefitnya, jadi harapannya bisa terus ada," ungkapnya.
Roseline juga mengaku senang karena banyaknya keterlibatan dari pihak luar Olifant School, "Banyak keterlibatan dari luar mulai dari penampil sampai bazzar, jadi makin ramai dan seru," tandasnya. (iza/ila)
Editor : Reren Indranila