Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mahasiswa UGM Sulap Daun Asam Jawa Jadi Balsam Penyembuh Luka

Wulan Yanuarwati • Kamis, 12 Oktober 2023 | 20:25 WIB
Photo
Photo


RADAR JOGJA - Sebanyak lima mahasiswa UGM menciptakan inovasi racikan daun asam Jawa (Tamarindus indica) menjadi balsam. Berfungsi sebagai antiseptik menyembuhkan luka dan diberi nama Tamarin Balm.


Balsam dipastikan tidak menimbulkan resistensi antibiotik. Dan tidak menimbulkan reaksi alergi, ruam, serta kemerahan pada kulit.


Pemanfaatan daun Asam Jawa digagas oleh Muadz Fikri Gunawan, Khansa Auliya Putri Dewanto, Cokorda Keigoputra Pemayun, Abdi Cahyo Negoro, dan Fitria Desy Nur Fajar.


Ketua tim pengembang Tamarin Balm Muadz mengatakan, tidak dipungkiri sebenarnya sudah banyak produk perawatan kulit yang menjanjikan kesembuhan pada luka. Namun tidak sedikit yang memberikan reaksi alergi, ruam, dan kulit kemerahan.


“Yang biasanya disebabkan oleh campuran fragrance oil atau eksipien kimia sintesis yang berbahaya bagi kulit. Selain itu, obat-obatan antibiotik yang menunjang kesembuhan luka dapat menimbulkan resistensi antibiotik,” bebernya kemarin (11/10).
Maka formula produk perawatan luka yang aman dan efektif dikembangkan. Produk menggunakan pendekatan fitofarmaka, yakni produk perawatan luka yang berbahan dasar senyawa alami yang aman untuk kulit.


Daun tamarin Asam Jawa, lanjutnya, diketahui mengandung senyawa bioaktif. Bermanfaat sebagai antiseptik dan berpotensi untuk membantu kesembuhan luka. “Keberadaan pohon Asam Jawa cukup melimpah di DIJ namun pemanfaatanya belum maksimal sehingga kami berupaya mengolahnya sehingga bisa bisa berdaya guna dan bernilai ekonomis,” jelasnya.


Sementara itu, Fitria mengatakan, kandungan senyawa bioaktif yang terkandung pada daun asam Jawa di antaranya alkaloid, flavonoid, saponin dan tannin. Yang memiliki aktivitas antiseptik kuat. Sehingga efektif mencegah timbulnya infeksi pada luka.
Di sisi lain, daun Asam Jawa juga memiliki kandungan zat penyembuh luka. Bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan sel-sel baru pada kulit dan mempercepat proses penyembuhan luka.
“Di samping itu juga membantu mengurangi risiko bekas luka yang permanen,” sebutnya.


Jika terjadi peradangan pada luka, daun asam Jawa juga bisa membantu mengurangi pembengkakan dan kemerahan. Sebab mengandung senyawa anti peradangan.


Selain itu juga ada kandungan antioksidan yang dapat melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Berfungsi mempercepat proses penyembuhan luka dan mencegah terjadinya komplikasi. (lan/eno)

Editor : Satria Pradika
#UGM #Pendidikan #daun asam Jawa