JOGJA - Lomba Gebyar Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat taman kanak-kanak (TK) rencananya digelar pada Sabtu (26/8/2023). Kegiatan bertujuan agar peserta didik TK bisa mengembangkan dan mengekspresikan diri, bakat, dan minatnya.
Kepala Bidang Pendidikan dan Pendidikan Keagamaan Islam Kantor Wilayah Kemenag DIY Mukotip mengatakan pada Gebyar PAI TK ini para dewan juri dituntut melakukan penilaian lomba sesuai petunjuk teknis.
Perlombaan akan berlanjut ke tingkat Nasional. Sehingga dalam penjurian wajib dilakukan secara profesional.
"Saya meminta para dewan juri semuanya untuk melakukan dengan profesional, dengan baik," jelasnya saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi bersama para dewan juri, Rabu (16/8/2023) di Ruang Rapat PTSP Kemenag DIY.
"Sehingga kami ingin anak-anak kita yang kita utus di tingkat nasional betul-betul bisa berkompetisi ditingkat nasional nanti,” lanjutnya.
Kegiatan sekaligus memberikan kesempatan kepada Guru PAI TK untuk berkompetisi dalam mengembangkan inovasi pembelajaran PAI di TK. Selain itu juga untuk mengembangkan sejumlah inovasi karya seni.
Tak hanya itu kegiatan lomba ini juga diadakan untuk membangun aspek emotional quotient (EQ) dan spiritual quotient (SQ) yang baik sedini mungkin pada murid.
"Serta membangun ukhuwah Islamiyah di kalangan guru, orangtua, peserta didik dan pengelola TK pada internal dan eksternal tempat penyelenggaraan kegiatan Gebyar PAI,” ujarnya. (lan)
Editor : Amin Surachmad