Salah satu siswa kelas 5 SD Mutiara Persada Cizia mengaku antusias melihat pertunjukkan barongsai. Ini merupakan kali pertama baginya menyaksikan kembali pertunjukkan barongsai usai pandemi Covid-19. Dia sempat memberikan angpao bagi barongsai yang tampil. Cizia mengatakan, memberi angpao menjadi salah satu kebudayaan saat momen Imlek. Ini juga sekaligus menjadi momentum untuk berbagi kepada sesama.
"Kaget, tadi lagi di dalam kelas kemudian mendengar musik yang biasanya untuk mengiringi barongsai, lalu lihat pertunjukkan barongsai. Semoga di tahun baru Imlek ini lebih happy lagi," ujar Cizia ditemui di Sekolah Mutiara Persada, Jumat (27/1).
Pembina Yayasan Mutiara Persada Kelik J. Soegiarto menjelaskan, ini kali pertama pihaknya menyelenggarakan perayaan Imlek. Dia mengungkapkan gelaran ini menjadi wujud budaya multi-kultural yang diterapkan di Sekolah Mutiara Persada. Meski baru pertama kali, tetapi sebelumnya rutin digelar perayaan pada hari besar lainnya, misalnya Natal ataupun Lebaran.
"Memang Imlek baru diselenggarakan tahun ini. Mudah-mudahan di tahun-tahun berikutnya kami bisa secara rutin menyelenggarakan berbagai kebudayaan yang kita miliki. Kita harus nguri-uri handayani, melestarikan budaya bangsa ini," ujar Kelik.
Selain pertunjukkan barongsai ada juga market day. Ini menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan jiwa entrepreneurship. Kelik mengungkapkan, nilai toleransi dan jiwa entrepreneurship selalu ditanamkan pada siswa Sekolah Mutiara Persada.
"Ciri khas dari Mutiara Persada adalah entrepreneurship. Kami menyediakan pasar atau market day. Ini untuk anak-anak dan oleh anak-anak," katanya.
Pada gelaran peringatan hari raya Imlek ini, orang tua turut diajak. Menurut Kelik, ini juga menjadi momentum untuk menyatukan anak dengan orang tua sekaligus pihak sekolah. Pada tahun kelinci air kali ini Kelik berharap Sekolah Mutiara Persada ke depannya semakin maju. Sehingga bisa turut serta berkontribusi pada dunia pendidikan di Indonesia.
"Semoga Sekolah Mutiara Persada terus maju, terus bertumbuh, dan berkembang," harapnya. (*/isa/ila) Editor : Administrator