Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dilantik Bersama Sekda pada 2 Juni Mendatang, Berikut Kandidat Lima Kepala Dinas Baru Pemkab Sleman

Delima Purnamasari • Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB
Bupati Sleman Harda Kiswaya. Delima Purnamasari/Radar Jogja
Bupati Sleman Harda Kiswaya. Delima Purnamasari/Radar Jogja

 SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan melantik sekretaris daerah (sekda) baru sekaligus lima kepala dinas (kadis) definitif pada 2 Juni mendatang. Pengisian jabatan strategis tersebut dilakukan melalui sistem manajemen talenta dengan sejumlah kandidat yang telah masuk tiga besar.

Lima jabatan kepala dinas terdiri dari  Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) yang saat ini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).

Lalu ada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) karena kepala dinasnya sudah memasuki usia pensiun per Senin (1/6/026). 

Baca Juga: PSIM Jogja Masih Simpan Rapat Kerangka Tim untuk Musim Depan

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan, seluruhnya akan dilantik pada hari yang sama sehingga tidak perlu ada pengisian Plt untuk sementara. Keenam jabatan strategis ini dia sebut menggunakan sistem manajemen talenta, tidak lagi seperti sebelumnya lewat lelang terbuka. 

"Sekarang pemerintah sudah memberikan fasilitasi lewat manajemen talenta, kami hormati karena itu keinginan pemerintah," katanya, Kamis (28/5/2026).  

Ada sejumlah kandidat pengisi jabatan tinggi pratama di lima organisasi perangkat daerah ini. Untuk DP3 ada Asih Kushartati, Joko Dwi Haryadi, dan Liem Astuti. DLH ada Isti Kurniati, Junaidi, dan Sri Restuti Nur Hidayah. Dinas PMK ada Alhalik, Purwati, dan Wawan Hariawan.

Lalu BPBD ada Asih Kushartati, Bambang Kuntoro, dan Wawan Hariawan. Sementara Disperindag ada Aris Herbandang, Dwi Wulandari, serta Heribertus Riswidodo. 

Baca Juga: Wisata Ala Backpacker Kian Populer, PHRI DIY Soroti Hotel Jogja Kehilangan Banyak Tamu Menginap

"Tentu sudah ada siapanya, tapi diumumkan besok. Nunggu dulu," tambah Harda. 

Lewat mekanisme manajemen talenta dia sebut pengisian jabatan bisa disesuaikan dengan kapasitas masing-masing kandidat. Kuncinya adalah melakukan penilaian yang tepat sehingga pegawai yang masuk dalam boks bisa sesuai. 

Hal senada disampaikan oleh Plh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman Dwi Anta Sudibya. Mereka yang masuk dalam tiga besar ini sudah menjalani tes kompetensi dengan wawancara. Dengan manajemen talenta, seorang pegawai bisa diketahui potensi dan pengalamannya sejak awal. 

Baca Juga: Wah, Sektor Pariwisata di Kota Jogja Lesu selama Momen Libur Panjang Idul Adha: Ini Penyebabnya!

"Banyak aspek yang dinilai dan dimasukan ke kotak-kotak. Pegawai yang bisa dipromosikan itu di kotak 7,8,9," ujarnya. 

Baginya, tes lewat manajemen talenta justru lebih murni dibanding lelang terbuka. Lantaran pegawai potensial yang akan dites kompetensi tidak tahu di mana akan ditempatkan. Mereka tidak memiliki kesempatan untuk belajar membuat pemaparan atau berdiskusi dahulu dengan ahli. 

"Lewat kotak talenta itu dilihat pengalaman dan disiplin ilmunya untuk bagaimana bisa jadi kandidat," tambahnya. (del/wia

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#kadis baru #sekda #dilantik #Definitif #Manajemen Talenta