
RADAR JOGJA - Keluarga besar PSS Sleman menyampaikan belasungkawa atas wafatnya M. Basri, pelatih yang pernah menukangi Super Elang Jawa pada periode 2010/11.
Ucapan duka tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan dedikasi almarhum selama menjadi bagian dari perjalanan PSS Sleman.
M. Basri dikenal sebagai salah satu sosok yang pernah berkontribusi dalam membina dan mengembangkan tim pada masanya.
Dalam pernyataan resminya, PSS Sleman mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Keluarga besar PSS Sleman turut berduka cita atas wafatnya pelatih PSS Sleman periode 2010–2011, M. Basri," tulis PSS di Instagram.
"Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan," imbuhnya.
M. Basri merupakan bagian dari sejarah PSS Sleman setelah dipercaya menangani tim pada periode 2010/11.
Kontribusinya menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan klub yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo tersebut.
Kepergian M. Basri menjadi kabar duka bagi keluarga besar PSS Sleman, termasuk para suporter dan insan sepak bola yang mengenal dedikasinya selama berkarier sebagai pelatih.
PSS Sleman mengajak seluruh elemen klub untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar mendapat ampunan dan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




