MAGELANG - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menekankan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkot untuk tidak lagi bekerja sekadar rutinitas administratif. Tetapi mampu beradaptasi dengan perubahan dan benar-benar menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Pesan itu disampaikan Damar saat melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat manajerial dan fungsional di Pendopo Pengabdian, Jumat (8/5).
Dia mengatakan, para ASN tidak boleh merasa cukup hanya karena pekerjaan selesai secara administrasi.
Baca Juga: Pelaku Begal Pantat di Magelang Ditangkap, Ngaku Aksinya sebagai Kepuasan Pribadi
"Yang lebih penting adalah apakah masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya," ujar Damar.
Dalam pelantikan itu, satu pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik adalah sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang Puji Hartono. Selain itu, tiga pejabat administrator turut dilantik. Pelantikan juga mencakup 15 pejabat fungsional dari Inspektorat Daerah dan dinas kesehatan (dinkes).
Damar menilai, penguatan struktur organisasi penting agar birokrasi mampu bergerak lebih cepat di tengah tuntutan masyarakat yang terus berkembang. Dia menyebut, ekspektasi publik terhadap layanan pemerintah kini tidak hanya cepat, tetapi juga mudah diakses, transparan, dan solutif.
Baca Juga: Bedakan Pindar dan Pinjol Ilegal, AFPI: Penawaran Pinjaman Lewat SMS dan WA 1.000 Persen Pinjol Ilegal
Menurutnya, perubahan tersebut tidak bisa direspons dengan pola kerja lama. ASN dituntut untuk lebih adaptif, terutama dalam menghadapi digitalisasi layanan dan keterbukaan informasi yang semakin luas. "Kalau masyarakat masih kesulitan, berarti kita belum boleh merasa berhasil," tegasnya.
Dia juga menyoroti masih adanya kecenderungan birokrasi yang terjebak pada batasan kewenangan antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Padahal, di mata masyarakat, yang terpenting adalah penyelesaian masalah, bukan proses internal pemerintahan.
Baca Juga: Progres Sudah 47 Persen, Rehabilitasi Jembatan Jonge Dipercepar Ditarget Rampung Juni
Karena itu, dia meminta para pejabat yang baru dilantik tidak hanya fokus pada tugas struktural, tetapi juga membangun kolaborasi lintas sektor. Kemampuan beradaptasi, menurutnya, tidak hanya soal teknologi, tetapi juga pola pikir dan cara kerja yang lebih terbuka.
Selain adaptif, Damar menekankan pentingnya integritas dan empati dalam pelayanan publik. Dia mengingatkan, birokrasi pada dasarnya adalah representasi kehadiran negara di tengah masyarakat. (aya/pra)