Pemkab Gunungkidul Dukung Pembangunan Mako Batalyon di Tanjungsari, Tahun Ini Mulai Dibangun
Yusuf Bastiar• Rabu, 29 April 2026 | 22:20 WIB
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menerima audiensi dengan Dansat Brimob Polda DIY sebagai bentuk dukungan rencan pembangunan Mako Batalyon. Yusuf Bastiar/Radar Jogja
GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Markas Komando (Mako) Batalyon C Pelopor Kompi 4 Satuan Brimob Polda DIY di Dusun Wonosobo, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari.
Proyek tersebut direncanakan mulai dikerjakan tahun ini dengan tahap awal pembangunan asrama anggota.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik rencana pembangunan markas baru tersebut karena dinilai membawa manfaat strategis bagi daerah.
“Hari ini kami menerima audiensi dengan Dansat Brimob Polda DIY. Kami menyambut baik rencana pembangunan Mako Brimob di Gunungkidul,” ujarnya saat ditemui di gedung Pemkab Gunungkidul, Rabu (29/4/2026).
Menurut Endah, keberadaan Mako Batalyon Brimob akan menambah kekuatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Gunungkidul.
Selain itu, hadirnya personel Brimob beserta aktivitas pendukung lainnya juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
“Ini akan menambah kekuatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Gunungkidul. Kehadiran personel Brimob juga akan mendorong perputaran roda perekonomian masyarakat,” katanya.
Seluruh tahapan perizinan juga telah mulai diproses agar pembangunan dapat segera berjalan sesuai rencana.
“Kami melaporkan bahwa akan dibangun Markas Komando Batalyon C Pelopor Kompi 4 Satbrimob Polda DIY di Dusun Wonosobo, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari,” ujarnya.
Lahan yang dipakai untuk pembangunan tersebut merupakan tanah Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat atau Sultan Ground. Perizinan pemanfaatannya telah diajukan melalui Panitikismo.
Dengan rencana pembangunan itu, ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dapat menciptakan kondisi wilayah yang aman, tertib, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Gunungkidul.
Selain memperkuat keamanan kawasan selatan DIY, lanjut dia, kehadiran Mako Batalyon di sisi selatan Gunungkidul juga diharapkan mempercepat respons penanganan situasi darurat.
“Ya ini juga terkait kebutuhan pengamanan skala besar di wilayah setempat,” pungkasnya. (bas)