KULON PROGO - Posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo bakal menjadi kontestasi antar-ASN melalui open bidding di 2026 ini. Beberapa calon telah bermunculan dan masuk bursa kandidat terkuat.
Sumber di internal pemkab menyebut beberapa kandidat yang masuk kualifikasi lelang jabatan sekda. Di antaranya, Kepala BKPSDM Kulon Progo Sudarmanto dan Inspektur Irda Kulon Progo Arif Prastowo.
"Dua nama paling kuat ya itu, yang lain belum banyak dukungan," ungkapnya, Senin (6/4).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kulon Progo Triyono menyampaikan, akan segera pensiun per 1 Desember 2026 nanti. Sehingga, proses pengisian jabatan akan dimulai sebelum dirinya berhenti. "1 Desember sudah habis, tiga bulan sebelumnya sudah dipersiapkan," ucap Triyono.
Pengisian dijadwalkan akan selesai di sekitar Agustus ataupun September. Namun terdapat opsi lebih cepat dalam pengisian jabatan tersebut.
Pada suksesi sekda 2026 ini, Pemkab Kulon Progo dijadwalkan menggunakan metode open bidding atau lelang jabatan. Hal ini justru berkebalikan dengan visi bupati yang mengarahkan agar metode talent pool segera diterapkan.
Alasannya berkaitan dengan keefektifan lelang jabatan pada posisi sekda. "Kulon Progo sudah mengantongi ijin talent pool, tetapi untuk sekda tetap lelang jabatan," ungkapnya.
Opsi talent pool akan menjadi pilihan nomor dua. Hal ini berkaca pada pengisian jabatan sekda di sejumlah daerah. Khususnya sekprov Pemprov DIJ yang tetap menggunakan lelang jabatan, walau sudah mengantongi izin talent pool. (gas/pra)
Editor : Heru Pratomo