KEBUMEN - Gedung Grha Bhumi Tirta Prajamukti di kompleks Pendopo Bupati Kebumen bakal dilengkapi dengan lift atau elevator. Bangunan dua lantai ini sengaja dipasang lift sebagai salah satu fasilitas pendukung, khususnya bagi penyandang disabilitas.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pekerjaan Rumah Dinas Bupati Kebumen Husni Tamrin menjelaskan, pengadaan lift masuk dalam tahap dua proyek pembangunan kompleks Rumah Dinas Bupati Kebumen.
Secara keseluruhan pagu aggaran proyek tersebut senilai Rp 3,2 miliar. "Yang lift ini masuk fasilitas. Selain lift ada juga jalur khusus buat difabel," katanya kepada Radar Jogja, Jumat (28/11).
Saat ini, kata Husni, proses pemasangan lift telah rampung 100 persen. Termasuk dengan pekerjaan lain yang ikut dalam proyek tahap dua. Kontrak pembangunan tersebut berakhir pada 27 November 2025. "Pendopo tahap dua sekarang sudah selesai," bebernya.
Kendati begitu, pembangunan di kompleks Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen sampai sekarang masih terus berlangsung. Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 2,3 miliar untuk pekerjaan lanjutan.
Adapun proyek secara keseluruhan ditarget selesai pada 28 Desember 2025. "Masih ada pekerjaan interior, dari bagian umum. Jadi pekerjaan lintas sektor," ungkapnya.
Salah satu pekerja, Hamdan, 43, mengatakan, lift yang terpasang secara fungsi sudah dapat beroperasi. Meski begitu, lift baru akan dioperasikan setelah seluruh proyek pekerjaan selesai.
Dia menyebut lift tersebut sesuai standar lift yang digunakan pada gedung lain. "Sudah beres. Tapi masih dikunci. Nunggu kerjaan yang lain selesai," ujarnya.
Seperti diketahui, proyek pembangunan kompleks Rumah Dinas Bupati Kebumen bergulir saat masa pemerintahan Bupati Arif Sugiyanto. Tepatnya sejak Mei-Oktober 2024.
Namun proyek ini belum sepenuhnya selesai karena berlangsung secara bertahap. Setelah Arif tak lagi menjabat, proyek tersebut kemudian berlanjut pada masa pemerintahan Bupati Lilis Nuryani. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo