Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Danais 2026 Tak Jadi Disunat, Tetap di Atas Rp 1 Triliun, Anggota DPR RI Minta Dianggarkan untuk Pendidikan

Heru Pratomo • Selasa, 23 September 2025 | 00:33 WIB
Logo Dana Keistimewaan Yogyakarta.
Logo Dana Keistimewaan Yogyakarta.

KULONPROGO - Anggaran dana keistimewaan (Danais) untuk tahun anggaran 2026 disebut tak jadi disunat.  Anggota DPR RI asal DIY My Esti Wijayati memastikan Danais untuk tahun anggaran 2026 tembus Rp 1 triliun. 

 

“Tetap Rp1 triliun, tidak jadi Rp500 miliar,” kata Esti pada Semarak Kebudayaan di Taman Budaya Kulon Progo, Sabtu (20/9/2025). 

Sebelumnya Kementerian Keuangan, di masa kepemimpinan Menteri Sri Mulyani sudah menetapkan anggaran Danais 2026 untuk DIY hanya tinggal Rp 500 miliar.

Hal itu juga diperkuat pada pidato kenegaraan Presiden Prabowo sempat menyampaikan alokasi Danais DIY turun menjadi Rp 500 miliar. 

Esti yang duduk sebagai anggota Badan Anggaran DPR RI ini  kemudian berjuang melalui banggar dan rapat kerja. 

Politikus yang tinggal di Godean itu mengisahkan, awalnya dari Rp 500 miliar naik menjadi Rp 750 miliar.

"Tetapi saya minta naik dan akhirnya disetuui kembali Rp1 triliun,” kata Wakil ketua Komisi X DPR RI ini.

Dalam penggunaannya, Danais dipakai untuk lima urusan keistimewaan DIY. Yaitu kebudayaan, pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, pertanahan, kelembagaan dan tata ruang.

Tapi politikus PDIP itu meminta juga ada untuk pemberdayaan masyarakat. Salah satunya dalam program pendidikan dan juga pengentasan kemiskinan.  “Dana ini juga untuk program pendidikan di DIY,” katanya. 

 

Salah satu yang disorotnya terkait angka rata-rata sekolah di Kulon Proog masih rendah. Hanya sekitar 9,18 tahun setara dengan SMP. Angka ini jauh dibanding dengan kabupaten/kota lain di DIY.  

Rendahnya angka ini tidak lepas dari kemiskinan yang tinggi dan kondisi geografis. Banyak warga yang tinggal di Perbukitan Menoreh yang mengalami putus sekolah. 

 “Saya minta teman-teman di DPRD Kulon Progo ikut mengawal program pendidikan agar tepat sasaran,” ujarnya.

Editor : Heru Pratomo
#Danais #politikus #Kulon Progo #DPR RI #dana keistimewaan #PDIP #Disunat #Rp 1 Triliun #MY Esti Wijayanti #gubernur diy #rp 500 miliar