Dahlan Taib menjabat Pj wali kota pada 2006 silam. Pilkada langsung Kota Jogja ditunda karena dampak gempa bumi 27 Mei 2006 yang mengguncang DIJ. Dahlan saat itu menjadi Assekprov Pemerintahan DIJ.
Penunjukan Dahlan karena masa jabatan periode pertama 2001-2006 Wali Kota Herry Zudianto (HZ) telah berakhir. Namun pilkada belum terlaksana. Hasil pilkada menetapkan HZ sebagai pemenang dan menjadi wali kota dua periode, 2006-2011.
Kedua, Pj wali kota kembali memimpin Jogja saat pemerintah menggelar pilkada langsung secara serentak pada 2016. Assekprov Pemerintahan dan Administrasi Umum Sulistiyo ditunjuk sebagai Pj wali kota.
Mula-mula Sulistiyo menjadi pelaksana tugas (Plt). Itu karena masa jabatan Wali Kota Haryadi Suyuti (HS) dan Wakil Wali Kota Imam Priyono belum berakhir, tapi keduanya cuti karena sama-sama maju sebagai wali kota pada Pilkada 2016. Awal 2017, Sulistiyo diangkat sebagai Pj wali kota hingga HS dilantik untuk periode kedua pada 22 Mei 2017.
Pj wali kota ketiga adalah Sumadi. Sama seperti Dahlan dan Sulistiyo, jabatan definitif Sumadi adalah Assekprov Pemerintahan dan Umum. Masa jabatannya berlangsung selama setahun. Dari 22 Mei 2022 hingga 22 Mei 2023. Hari ini, Sumadi menyerahkan tongkat estafet kepada yuniornya di FH UII, Singgih.
Berbeda dengan tiga Pj wali kota sebelumnya, Singgih tidak menjabat asisten. Posisi sehari-harinya adalah kepala Dinas Pariwisata DIJ. Ihwal penunjukan Singgih sebenarnya telah terbaca sejak akhir April 2023. Tepatnya sekitar dua minggu sebelum Radar Jogja menulis bocoran nama-nama Sekprov, Pj wali kota dan Pj bupati Kulonprogo pada edisi Rabu (10/5) lalu.
“Dua minggu lalu Mas Singgih dan Bu Ni Made sekitar dua minggu lalu sudah ditimbali,” bisik seorang kolega Singgih. Maksud ditimbali itu adalah bahasa halus untuk mengatakan dipanggil menghadap Gubernur DIJ Hamengku Buwono X. Dalam pertemuan itu, Singgih dan Ni Made diberitahu tentang penugasannya sebagai Pj wali kota serta Pj bupati Kulonprogo.
Dari tiga orang pejabat yang dilantik hari ini, hanya nama Singgih yang secara khusus disampaikan HB X sebelum hari H pelantikan. Gubernur mengungkapkan itu di Kompleks Kepatihan Jogja, pada Jumat (19/5). “Penggantinya Pj wali kota Pak Singgih, kalau tidak keliru,” ucap HB X.
Dipilihnya Singgih sebagai Pj wali kota mendapatkan sambutan dan apresiasi dari rekannya sesama lulusan FH UII. Salah satunya disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Ummat Nazaruddin. “Kami terkejut dan merasa bangga,” tutur Nazaruddin dari Jakarta.
Nazar, sapaan akrabnya, merupakan rekan satu kelas dengan Singgih. Keduanya sama-sama angkatan 1984. Nazar mengambil konsentrasi hukum tata negara dan Singgih lebih tertarik pada hukum perdata.
Sedangkan Ni Made Dwipanti Indrayanti bakal menjadi perempuan pertama yang menjabat Pj bupati Kulonprogo. Dua orang Pj bupati Kulonprogo sebelum Ni Made adalah Budi Antono dan Tri Saktiyana.
Budi Antono menjabat sejak 24 Agustus 2016 hingga 22 Mei 2017. Jabatan sebelumnya kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIJ. Anton, sapaan akrabnya, pada 2015 pernah menjadi Pj bupati Gunungkidul. Sedangkan Tri Saktiyana menjadi Pj bupati Kulonprogo sejak 22 Mei 2022. Hari ini Tri Sakti bakal digantikan Ni Made.
Tentang latar belakang penunjukan Ni Made, seorang sumber bercerita ada misi khusus yang diemban. “Bu Made punya misi sukseskan aerotropolis Kulonprogo,” bebernya.
Kulonprogo merupakan bagian dari tiga bandara di Indonesia dengan konsep aerotropolis atau kota bandara. Ketiganya adalah Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo, dan Bandara Ngurah Rai Bali. (kus/laz) Editor : Editor Content