RADAR JOGJA - Kementerian Ekonomi Kreatif resmi memperkenalkan logo perayaan Imlek Nasional 2026.
Mengusung tema besar "Harmoni Imlek Nusantara", logo ini diperkenalkan dalam postingan Instagram @ekraf.ri.
Lebih dari sekadar gambar, logo ini dirancang untuk menjadi identitas perayaan yang inklusif.
Serta membawa semangat dalam merangkul keberagaman serta mencerminkan nilai-nilai bangsa Indonesia.
Konsep Inklusif, Hangat, dan Harmonis
Mengusung tema "Harmoni Imlek Nusantara", logo ini dirancang untuk merepresentasikan pesan-pesan tertentu dengan konsep inklusif, hangat, dan harmonis.
Melalui logo ini, perayaan Imlek 2026 digambarkan sebagai perayaan secara bersama-sama bagi seluruh bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman latar belakang budaya, etnis, dan keyakinan.
Logo ini juga menonjolkan pesan kehangatan, rasa kebersamaan, dan empati yang menegaskan perayaan Imlek yang membangun rasa kedekatan, humanis, dan menyentuh ruang publik.
Selain itu, logo ini pun menggambarkan keseimbangan yang menjadi kunci dalam menjembatani keberagaman tradisi dan modernitas baik lokal maupun global, serta ranah spiritual dan sosial.
Bedah Filosofi Sang Kuda Api
Logo Imlek 2026 menampilkan simbol-simbol spesifik dengan beragam makna di dalamnya.
Berikut adalah bedah detail filosofi yang terkandung dalam setiap elemen visual logo tersebut:
1. Rambut Kuda Merah Putih
Pewarnaan merah putih yang ditempatkan pada rambut di bagian atas kuda menyimbolkan jati diri bangsa sebagai mahkota utama.
Identitas inilah yang menjadi landasan dalam setiap kemajuan bangsa Indonesia menuju masa depan.
2. Ring di Mulut
Adanya ring atau cincin di mulut menandakan kebijaksanaan dalam bertutur, termasuk kendali atas setiap ucapan dan komitmen kuat untuk menjaga persatuan.
3. Mata Api
Mata api yang menyala menyimbolkan energi kuda api yang penuh keberanian, semangat, dan fokus sebagai pendorong perubahan ke masa depan.
4. Bunga Batik di Kaki yang Terangkat
Motif batik ini merepresentasikan semangat Indonesia dalam menjaga nilai-nilai budaya dan sisi kemanusiaan yang mengiringi dalam setiap kemajuan bangsa Indonesia.
5. Ring di Kaki
Ring di kaki merupakan penanda kendali bahwa kekuatan keberanian dan energi besar dari kuda api bergerak sesuai kesadaran penuh, etika, dan tujuan bersama.
6. Motif Batik Pucuk Rebung
Motif ini menjadi simbol harapan dan kebaikan yang terus tumbuh meninggi.
Sebagaimana pucuk bambu, simbol perjalanan bangsa yang menyiratkan pesan bahwa kemajuan bangsa adalah hasil keseimbangan antara keberanian untuk berkembang dan kesadaran untuk tetap berpijak pada akar yang kuat.
7. Buntut Kuda Terbelah Dua
Bentuk buntut yang terbelah menjadi dua melambangkan dualitas yang harmonis sebagai wujud Bhinneka Tunggal Ika.
Ini mencerminkan keseimbangan antara tradisi dan modernitas, lokal dan global, serta masa lalu dan masa depan.
8. Batik Banji
Motif ini menyimbolkan kebahagiaan dan hidup yang berkesinambungan.
Bagi perayaan Imlek, Banji bermakna keberuntungan yang tak pernah putus, sekaligus pesan untuk menyeimbangkan urusan dunia dengan ketenangan jiwa
Kehadiran logo tersebut sebagai identitas visual perayaan Imlek 2026 ini memiliki urgensi yang lebih besar dari sekadar estetika perayaan tahunan.
Kehadiran logo dengan tema"Harmoni Imlek Nusantara" menegaskan pesan kuat bahwa Imlek kini diposisikan sebagai momentum untuk merangkul seluruh warga Indonesia, tanpa memandang latar belakang etnis maupun keyakinan.
Logo ini menjadi simbol bahwa keberagaman budaya di Indonesia bukanlah pemisah, melainkan aset yang harus dirayakan dengan rasa kebersamaan.
Pada akhirnya, perayaan ini adalah wujud nyata optimisme bangsa untuk melangkah maju bersama-sama, sekaligus menyeimbangkan warisan tradisi leluhur dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (Aqbil Faza Maulana)
Sumber:
Instagram Imlek Festival -
Instagram Kementerian Ekonomi Kreatif -