RADAR JOGJA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) digoyang gempa, Selasa (27/1/2026) dan tidak berpotensi Tsunami.
Berdasarkan catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikal (BMKG) menyebut gempa yang terjadi pukul 13.17 WIB.
Gempa Magnitudo 4,4 (dimuthakirkan menjadi Magnitudo 4,5), dengan titik koordinat 7,87 derajat LS, 110.49 derajat BT.
Tepatnya 15 km Timur Laut BANTUL-DIY, dengan kedalaman 11 Km.
Jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak.
Gempa dirasakan di sejumlah wilayah di DIY.
Antara lain di Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Kulon Progo, Sleman, Kota Jogja.
Gempa jua dirasakan di wilayah Klaten, Jawa Tenah dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan seperti terdapat truk bermuatan melintas).
Sementara di Wonogiri, Purworejo, Trenggalek, Solo, Pacitan, Magelang merasakan getaran dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan sedikit orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas 14 gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M2.0.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi Tsunami," terang Kepala Stasiun Geofisika Sleman BMKG DIY Ardhianto Septiadhi. (mel)
Editor : Meitika Candra Lantiva