Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Presiden Prabowo Perintahkan Dapur MBG Wajib Gunakan Test Kit

Magang Radar Jogja • Kamis, 9 Oktober 2025 | 00:27 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyebut pengunduran diri Gus Miftah sebagai sikap ksatria yang penuh tanggung jawab.
Presiden Prabowo Subianto menyebut pengunduran diri Gus Miftah sebagai sikap ksatria yang penuh tanggung jawab.


RADAR JOGJA- Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar seluruh dapur penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah wajib menggunakan test kit pangan sebelum proses distribusi makanan kepada peserta didik.

Kebijakan ini ditegaskan merespons kasus keracunan massal program MBG dan sebagai langkah konkret untuk memastikan keamanan, kebersihan, serta kualitas gizi makanan yang disajikan bagi anak-anak Indonesia.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi, Presiden Prabowo memberikan instruksi spesifik soal kelengkapan yang harus dipenuhi dapur MBG.

"Presiden menegaskan kepada Kepala BGN bahwa setidaknya pada minggu depan ini, dapur-dapur harus sudah dilengkapi dengan alat tes kit," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Teddy memaparkan bahwa alat test kit itu digunakan untuk mengecek kebersihan makanan dan menyaring air bersih.

"Mengecek kebersihan makanan, alat pencuci dan pengering higienis dilengkapi air hangat dan alat khusus untuk menghindari bakteri, serta penyediaan filter air bersih," imbuh Teddy.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan bahwa Presiden Prabowo telah memberi instruksi agar seluruh dapur MBG mencontoh operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Polri. Dalam hal ini, SPPG Polri telah menerapkan penggunaan alat rapid test sebelum makanan didistribusikan untuk mencegah kasus keracunan.

“Mereka melakukan rapid test sebelum makanan itu diedarkan,” ungkap Dadan.

Menurut Dadan, standar yang diterapkan oleh SPPG Polri ini dinilai bagus karena dilaporkan tidak ada kasus keracunan MBG. Oleh karena itu, model ini dapat menjadi contoh bagi SPPG di wilayah lain.

Badan Gizi Nasional (BGN) pun menyoroti banyaknya satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur dalam program MBG yang belum memiliki sanitasi air yang baik. Mereka meyakini kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan yang berpotensi memicu kasus keracunan makanan di sejumlah daerah dalam dua bulan terakhir.

Kebijakan penggunaan test kit ini dipandang sebagai bentuk penguatan tata kelola dan pengawasan program MBG, yang menjadi salah satu prioritas nasional dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Editor : Heru Pratomo
#peserta didik #Mbg #dapur MBG #presiden prabowo subianto #sekretaris kabinet #keracunan massal #test kit #Teddy Indra Wijaya #Kepala BGN #prabowo